Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Ponorogo ini Diamankan Unit Reskrim Polsek Sambit

Pelaku beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Sambit

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Sambit Polres Ponorogo mengamankan AS(41) warga Dukuh Tambong, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit dan AW(30) warga Dukuh/Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo di rumah tinggal masing- masing karena kedapatan menyimpan dan mengedarkan obat terlarang jenis pil doble L, Kamis(17/09/2020) kemarin.

“Sekira pukul 16.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Sambit berhasil melaksanakan ungkap kasus setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan,khasiat atau kemanfaatan dan mutu sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 atau 197 UU RI No.36 Tahun 2009, tentang Kesehatan,”ucap Kapolsek Sambit AKP Sutriatno, Jumat(18/09/2020)

Penangkapan kedua tersangka bermula atas informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran obat  terlarang di wilayah Kecamatan Sambit.

Baca:  Kapolres Ponorogo Kunjungi Proyek Waduk Bendo

Mendapati laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Sambit langsung bergerak dengan melakukan penyelidikan, dan berhasil mengantongi identitas para pengedar obat tersebut.

Tak mau kehilangan buruanya, petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan AS  di rumahnya yang berada di Dukuh Tambong, Desa Wringinanom.

Petugas segera melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan barang bukti berupa uang hasil transaksi peredaran pil LL sejumlah Rp. 25.000.- ; 1 buah plastik warna bening berisi 338 butir pil LL yang disembunyikan pelaku di dalam almari yang ada di kamarnya, dimana menurut pengakuan terlapor bahwa pil doubel L tersebut dibeli dari AW. Sementara saat melakukan pemeriksaan handphone milik pelaku, petugas mendapati percakapan melalui pesan singkat aplikasi WhashtApp tentang peredaran pil doubel L.

Baca:  Subhanallah, Warga Ponorogo ini Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Bersujud

Berbekal percakapan pesan WhatsApp di handphone milik pelaku tersebut, petugas melakukan pengembangan dan sekira pukul 15.30 WIB berhasil mengamankan AW di rumahnya yang berada di Dukuh/ Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Dari penggeledahan di rumah AW ini petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah plastik warna bening berisi @ 1000 butir pil yang pada permukaanya bertuliskan LL , seluruhnya berjumlah 2.000 butir; 1 buah plastik warna bening yang berisi 288 butir pil yang pada permukaanya bertuliskan LL, 1 buah handphone yang dipergunakan untuk bertransaksi pil LL serta uang hasil transaksi sejumlah Rp. 14.000.-.

“ Selanjutnya para pelaku berikut barang bukti langsung dibawa ke Polsek Sambit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”terang AKP Sutriatno.(Amar)

Baca:  Tiga Aspek Menjadi Landasan Lahirnya Ranperda Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan