Petani Madiun Ditemukan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus Sendiri

Petugas Polsek Balerejo, Tim Kesehatan Puskesmas dan BPBD tengah melakukan visum luar jasad korban tersengat aliran listrik jebakan tikus dipasang sendiri. (Foto: Abas)

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Sujarwo (58) warga Dusun Mojokopek, Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, diketahui tewas tersengat listrik jebakan tikus disawahnya sendiri, Jum’at (18/9/2020) sekitar pukul 16.30. Namun, kejadian itu baru dilaporkan ke Polsek Balerejo sekitar pukul 17.00 lebih.

“Petugas menerima laporan langsung mendatangi rumah duka, karena jasad korban dari TKP dibawa ke rumah. Bersama jajaran puskesmas setempat memeriksa tubuh korban dan meminta keterangan sejumlah saksi,” jelas Kapolsek Balerejo Iptu Sukariyanto, Jum’at (18/9/2020) malam lalu.

Saat dilakukan pemeriksaan jasad korban, ada luka bakar pada jari telunjuk, jari tengah, jari manis, jari kelingking tangan kiri dan jari tengah tangan kanan. Lalu, sekujur tubuh kulit terkelupas terkena panas aliran listrik dan muka menghitam, korban memakai baju lengan panjang warna orange.

Baca:  Cabup Pasuruan Minta Restu Ibunda Sebelum Nyoblos

Kondisi jasad kaku, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan Suparmiati (istri korban), sekitar pukul 10.00 pamit untuk mencari ikan di sungai. Namun, hingga pukul 16.00 tak kunjung pulang ke rumah, akhirnya Oktia Dian Permana (anaknya) mencari sang bapak.

Namun, sekitar pukul16.30, anaknya melihat sepeda digunakan bapaknya berada berada dipinggir jalan dekat sawah milik korban. Selanjutnya, sang anak mencari di sawah dan melihat korban terlentang disawah dekat dengan kawat aliran listrik digunakan untuk jebakan tikus.
Kemudian, Oktia berteriak minta tolong, lalu Suratmi dan Suwardji juga tetangga korban, datang untuk membantu menolong dan mengecek kondisi korban dan diketahui korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, korban diangkat dan dibawa pulang anak korban dan warga, lalu melaporkan kepada pihak desa dan diteruskan ke Polsek Balerejo.

Baca:  DAOP 7 Madiun Bagikan Ratusan Paket Sembako Gratis untuk Masyarakat

Sumur sibel dan listrik merupakan bantuan dari dana hibah pengelolaannya dikelola korban. Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan tidak menuntut pada pihak siapa pun. (Abas)