Kapolres Ponorogo Sematkan Rompi Satgas COVID-19 kepada Komunitas Pariwisata Ngebel

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz menyematkan rompi Satgas COVID-19 kepada komunitas pariwisata Telaga Ngebel di terminal Sekampil, Ngebel, Ponorogo, Sabtu(19/09/2020).

Rompi Satgas Covid-19 disematkan kepada perwakilan komunitas Telaga Ngebel yang terdiri atas perwakilan komunitas pelaku usaha hotel, perwakilan komunitas pelaku usaha rumah makan/restoran, perwakilan komunitas pedagang kaki lima, perwakilan komunitas perahu speed boat, perwakilan komunitas penjaga portal pintu masuk objek wisata telaga ngebel, perwakilan komunitas Go Green Ngebel.

Dalam sambutanya Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz menyampaikan,” kami berharap kepada komunitas pariwisata Telaga Ngebel untuk bisa menjadi suri tauladan kepada masyarakat Kecamatan Ngebel untuk mencegah/mengingatkan tentang protokol kesehatan. Agar selalu menyampaikan kepada warga masyarakat yang berkunjung ke objek wisata telaga ngebel untuk selalu menerapkan protokol kesehatan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan,”ucapnya.

Baca:  Medan Diguncang Gempa Bumi 5,6 SR

Kapolres mengingatkan terkait Perbup Ponorogo nomor 109 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, dengan denda bagi yang tidak memakai masker sebesar Rp.50.000 dan Rp. 500.000,- bagi pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan semakin bertambahnya yang terpapar covid-19 di wilayah Ponorogo mari bersama-sama untuk selalu menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan,”tegas Kapolres.

Kegiatan dilanjutkan dengan operasi Yustisi dalam rangka penegakan hukum protokol kesehatan sesuai dengan Inpres No. 6 tahun 2020 dan Perbup Ponorogo 109/ 2020 yang diawali dengan apel persiapan operasi yustisia penegakan protokol covid-19 dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz di Pendopo Kecamatan Ngebel.

Baca:  Samsat Ponorogo; Ketaatan Masyarakat Membayar Pajak Bagus

Operasi yustisia penegakan protokol covid-19 di depan kantor Kecamatan Ngebel dan seputaran telaga ngebel didapati hasil sebanyak 5 orang pelanggar yaitu 1 orang tidak memakai masker dan menerima sanksi sosial menyanyikan lagu kebangsaan, 4 orang tidak memakai masker dengan benar diberi teguran lisan.

Operasi Yustisi yang dilaksanakan oleh personil gabungan dari TNI- Polri, Satpol PP dan BPBD adalah penegakan hukum protokol kesehatan sesuai dengan Inpres No. 6 tahun 2020 dan Perbup Ponorogo 109/ 2020 dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid 19 di wilayah Kabupaten Ponorogo untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutuskan penyebaran Covid 19 khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo.(Amar)