Tim Pemenangan Harus Kerja Keras Untuk Merebut Situbondo

SITUBONDO, KANALINDONESIA.COM: Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP, meminta kepada kader PDIP Perjuangan Kabupaten Situbondo bekerja keras untuk merebut Situbondo.

Pernyataan tersebut disampaikan Sri Untari saat memberikan  pengarahan  kepada kader PDI Perjuangan pada acara Rakercabsus pengenalan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Situbondo di Hotel Kharisma Sitobondo, Sabtu (19/9/2020) kemarin.

“Kita punya agenda penting membangun sebuah keinginan berubah dari masyarakat Sitobodo. Keinginan untuk berubah itu adalah dengan cara  memilih kepala daerah yang mengerti kondisi masyarakatnya,” tandas Sri Untar.

Menurut wanita yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur itu, Calon Bupati Karna Suswandi- Calon Wakil Bupati Hj. Khoirani ini, merupakan tokoh yang paling tepat untuk membangun Situbondo.Perubahan di Sitobondo sudah didepan mata. Karena itu kerja keras partai pengusung adalah kunci dalam merebut kekuasaan tersebut.

Baca:  Presiden Hadiri Haul Majemuk Masyayikh Di Situbondo

“Bekerja keras adalah kuncinya,  isu yang diangkat adalah perubahan untuk Situbondo harus mampu direalisasikan. Karena ini adalah  kepentingan partai pengusung dan rakyat Situbudo,”tandasnya.

Sri Untari merasa senang banyak wanita yang tangguh dan berani keluar kandang untuk berkontestasi menjadi calon Kepala Daerah maupun calon Wakil Kepala Daerah.

Makanya mengusung Bung Karna, dan Nyai Khoirani adalah pilihan yang cerdas. Apalagi  secara matematika dari partai pengusung ada 24 kursi.

“Memang memenangkan Pilkada itu perlu kerja keras. Dan itu  tidak mudah tapi itu bisa, 24 kursi secara matematika diatas kertas, 24 kursi pasti menang,”tandas Untari.

Tapi pihaknya menegaskan ini bukan hitungan matematika tapi cerita politik. Makanya seluruh komponen harus bergerak secara bersama-sama.

Baca:  Diduga Serangan Jantung, Kakek di Ponorogo Ditemukan Meninggal di Ruko Terminal Seloaji

“Saya ingatkan Tapal Kuda tempatnya Pondok Pesantren besar, permohonan saya jangan lupa, menjalin komunikasi dan bersilaturrahmi dengan para kiyai  sowanlah ke Kiyai, untuk  menyapa dan menyampaikan programperubahan,”pesannya.