Sego Gegok Makanan Tokoh Warok Rasa Petir

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Jika berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap radanya kalau tidak menikmati Go Gegok. Sebuah makanan khas tradisional Ponorogo tempo dulu, yakni nasi lengkap dengan lauk pauknya di bungkus menggunakan daun pisang dilengkapi dengan rasa yang super pedas.

Tak hanya memiliki kesenian Reog yang sudah mendunia,Kabupaten Ponorogo Jawa Timur ternyata juga memiliki kuliner yang mungkin hanya bisa dijumpai di Kabupaten Ponorogo, yakni sego Gegok atau yang biasa di sebut Go Gegok.

Makanan khas tokoh warok Ponorogo dengan rasa super pedas layaknya petir ini kini sudah bisa didapatkan di warung makanan MPWG yang ada di jalan Prajuritan Kelurahan Tambak Bayan Ponorogo.

Baca:  Polres Ponorogo Gelar Pasukan Aman Suro 2017

Tak hanya makanan, bumbu dan bahan untuk pembuatan pyn masih tradisional yakni hanya berbahan bawang merah, bawang putih, cabai dan rempah-rempah yang kemudian di uleg menjadi satu.

Setelah semua bumbu di haluskan bumbu daitaruh diatas nasi dan disampur bebrbagai menu pilihan mulai dari ayam, jerohan, ikan, udang, tempe, jamur dan berbagai lauk lainnya. Sementara untuk memberikan aroma, baguan atas diberikan daun kemangi ditutup menggunakan daun pisang dan terakhir di kukur diatas api besar selama kurang lebih satu jam.

Salah satu pengunjung, Andi Kurniawan mengatakan,”saya baru pertama kalu makan makanan ini, saya tau dari teman saya yang kemarin memposting makanan ini di media sosial dan akhirnya saya pengen mencoba dan akhirnya ketemu di warung MPWG Jalan Prajuritan ini,”ungkapnya.

Baca:  Operasi Cipta Kondisi, Polres Bangkalan Sita 416 Botol Miras

“Makanan ini khas, pedasnya bukan main dan baru pertama kali ada dan belum pernah menemukan di mana saja. Benar-benar enak, mantap dan pas sesuai dengan nyata orang Ponorogo rasanya,”terang Andi.

Sementara itu, Purnomo pemilik warung mengatakan,”saya membuka warung ini sudah sekitar lima belas tahunan dan terinspirasi dari makanan warok ponorogo tempo dulu. Dengan cita rasa oedas dan makanan yang apa adalanya serta alakadarnya tapi rasanya yang kami sajikan tidak kalah dengan makanan restoran,”katanya.

“Kami buka setiap hari mulai dari pagi sampai malam, tapi kalau memang sudah habis ya tutup sewaktu waktu mas. Kebanyakan yang kesini malah orang luar Ponorogo seperti Trenggalek, Madiun, Wonogiri, Solo dan lain sebagainya,”jelas Mbah Pur sapaannya.

Baca:  Gebrakan Awal Tahun 2020, Polsek Sambit Ponorogo Amankan Pengedar Belasan Ribu Pil Dobel L

Harga satu bungkus nasi Gegok super pedas dengan berbagai pilihan lauk hanya di bandrol lima ribu rupiah. (Amar)