Ratusan Alumni Ponpes Miftahul Ulum Penyepen Demo Kantor Kejari Pamekasan

Kajari Pamekasan Mukhalis saat menemui aksi demonstran, Kamis (24/09/2020)

PAMEKASAN,KANALINDINESIA.COM
Ratusan Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum Penyepen, Kamis 24 September 2020, berdemo ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Korlap Aksi, Bahrowi Kholil, menyatakan, kedatangannya berdemo untuk meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Terdakwa Ulfatus Zahroh pemilik akun Facebook Suteki yang melecehkan Pengasuh PP Miftahul Ulum Panyepen dituntut dengan hukuman maksimal.

“Kedatangan para alumni ke Kejari Pamekasan tanpa direncanakan alias spontan, Demo juga bersamaan dengan agenda sidang kelima kasus ujaran kebencian terhadap KH Muddatstsir Baddrudin Pengasuh PP Miftahul Ulum Panyepen,” kata Bahrowi Kholil, korlap aksi demo Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum Penyepen, Pamekasan, kamis (24/09/2020)

Baca:  Praja Himawan Guru Honorer Yang Sukses Membuka Bisnis Cafe

Sementara itu Kajari Pamekasan Mukhalis saat menemui aksi mengungkapkan bahwa saat ini proses persidangan masih berjalan, dan pihaknya akan mengambil tuntutan akan mengambil yang terbaik kepada korban maupun pelaku akan mendapatkan keadilan.

“Kita tidak akan menjatuhkan tuntutan yang akan merugikan para pihak, kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak yang telah hadir kesini dalam bentuk dukungan terhadap kami,” ungkapnya.

Selanjutnya para demonstran membubarkan diri dengan tertib menuju Masjid Jami untuk melaksanakan shalat Dzuhur berjemaah.

Perlu diketahui, akun facebook Suteki dilaporkan melakukan ujaran kebencian kepada Pengasuh Pondok Pesatren Miftahul Ulum Penyeppen, Pamekasan, Madura, RKH. Muddastsir.

Perempuan asal Desa Polagan Kecamatan Galis, Pamekasan, ini mengupdate status dan berkomentar melalui akun facebook pribadinya.

Baca:  Reformasi Agraria Dimulai, Presiden Jokowi: Juli akan Kelihatan Hasilnya

Suteki dinilai sengaja menyudutkan Pengasuh Pondok Pesantren di Pamekasan Madura terkait penanganan Covid-19.

Dari hasil penelusuran Tim Cyber Polda Jatim, pemilik akun tersebut diketahui seorang wanita yang bernama Ulfatus Zahroh (28) warga Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura.*(Nang/Red).