Luar biasa! 733 Pelangar di Sidoarjo Disidang Karena Melanggar Protokol Kesehatan

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM : Sebanyak 733 pelanggar protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo, di sidang karena terjaring dalam razia yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.Kamis (24/9)

Sidang yang di gelar di Gedung Olahraga Raga Kabupaten Sidoarjo tersebut di mulai pukul 07.30 hingga selesai. Dari 18 kecamatan yang ada di kabupaten Sidoarjo, masing-masing ada yang mengikuti sidang akibat kurang patuh pada Protokol kesehatan di tengah pandemi.

Tak ketinggalan, selama proses persidangan berlangsung, peserta sidang harus cuci tangan dulu, dicek suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker, serta tempat duduk tertata sesuai aturan physical distancing.

Di lokasi sidang tindak pidana ringan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, tampak hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo untuk melihat langsung jalannya sidang.

Baca:  Pimpin Launching Satgas Anti Botoh dan Tim Delta Squard, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho Mengucapkan Pamit.

733 pelanggar yang telah mengikuti jalannya sidang, dapat langsung membayar denda administratif Rp. 150 ribu di meja bank yang ada di lokasi. “Uang dari sanksi denda para pelanggar ini masuk ke dalam kas daerah, yang diperuntukan sebagai dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Seperti pembelian APD, cairan disinfektan, masker, dana penggali kubur korban Covid-19, dan lainnya,” jelas Plh. Bupati Sidorjo Ahmad Zaini.

Terkait kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin protokol kesehatan sudah mulai meningkat. “Kini jarang sekali bahkan kita susah mencari pelanggar protokol kesehatan di jalanan, sudah mulai banyak yang patuh menggunakan masker. Pengelola tempat usaha juga semakin patuh aturan ini,” jelas Kombes Pol. Sumardji.

Baca:  Kapolresta Sidoarjo Pimpin Ops Patuh Semeru 2020

Namun demikian, lanjut Kombes Pol. Sumardji, hal itu tidak mengendurkan petugas untuk terus melakukan razia protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi. Bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP akan terus menggelar razia khususnya di tempat keramaian.

“Akan terus kami masifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, termasuk juga sidang yang tidak terjadwal berupa sidang di tempat setiap Senin dengan titik lokasi yang berpindah-pindah berdasarkan kordinasi bersama pihak Dinas Kesehatan terkait mana wilayah yang perkembangan terkonfirmasi Covid-19,” terangnya.