Sopir Bus di Ponorogo Meninggal di Warung, Diduga Akibat Serangan Jantung

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Polsek Sooko Polres Ponorogo dan tim Inafis Polres Ponorogo melaksanakan olah TKP orang meninggal dunia mendadak di warung Lingkungan Ngresap Dukuh Plongko Rt. 5, Rw. 2, Desa Jurug Kecamatan Sooko, Jumat (25/9/2020).
.
Polsek Sooko Polres Ponorogo mengevakuasi jenazah almarhum Sugianto (53 th) pegawai BUMN warga Desa Sobontoro, Rt. 6, Rw. 2, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
.
Menurut Kapolsek Sooko AKP Supardi, SH, menerangkan bahwa dari beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut korban yang berprofesi sebagai sopir bus perintis Damri jurusan Tulungagung – Ponorogo bermaksud istirahat minum kopi seperti biasa.
.
“Korban seperti biasa sehabis perjalanan dari Tulungagung istirahat minum kopi dan ngobrol dengan teman sesama sopir di warung tersebut,”ucap AKP Supardi, SH.
.
Setelah duduk kurang lebih 5 menit, tiba-tiba korban mendengkur dan jatuh tertelungkup. Selang beberapa menit di panggil saksi tidak merespon kemudian diketahui sudah hilang nafas dan Meninggal Dunia, selanjutnya oleh saksi kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sooko.
.
“Dari saksi yang juga temannya, korban mempunyai riwayat penyakit jantung setalah istirahat sekitar 2 Minggu dan baru mulai aktifitas hari ini,”terang Kapolsek Sooko.
.
Setelah selesai indentifikasi korban, petugas Polsek Sooko dan Tim Inafis dari Polres Ponorogo kemudian korban dibawa oleh mobil jenazah diserahkan kepada keluarganya. Karena di jasad korban tidak ditemukan bekas kekerasan dimungkinkan korban meninggal karena serangan jantung.

Baca:  Seniman Reog Ponorogo Indonesia Akan Tampil di Filipina

(shanum)