Panwaslu Kecamatan Karanggeneng Bersama Satpol PP Tertibkan Ratusan Alat Peraga Kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan.

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Tahapan demi tahapan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan tahun 2020 terus berjalan. Usai pengundian nomor urut dan penetapan pasangan calon, Bawaslu Kabupaten Lamongan bersama jajarannya melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dipasang mendahului tahapan yang sudah ditentukan.

Seperti yang dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Karanggeneng dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan menertibkan ratusan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang tim pemenangan dari masing-masing calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan 2020 di seluruh wilayah Kecamatan Karanggeneng.

Ketua Panwaslu Kecamatan Karanggeneng, Anhari mengatakan penertiban APK tersebut dilakukan serentak di 18 desa, dengan mengerahkan  seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD). Sasaran penertiban tersebut adalah baliho, spanduk maupun banner yang bergambar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan serta beberapa atribut parpol dan pengurus parpol pendukung.

Baca:  Kementan Terus Lakukan Modernisasi Pertanian Dalam 5 Tahun Terakhir

“Yang kami tertibkan adalah APK yang sudah dipasang oleh teman-teman paslon ketika sebelum penetapan kemarin,” kata Anhari, Jum’at (25/9/2020).

Menurut Anhari, sesuai dengan PKPU nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah, masa kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati tidak langsung dilakukan setelah penetapan pasangan calon. Namun tahapan kampanye baru bisa dilakukan mulai tanggal 26 September 2020.

Pascapenetapan pasangan calon kepala daerah, Bawaslu Kabupaten Lamongan telah melayangkan surat imbauan kepada tim paslon untuk melakukan penertiban APK atau APS yang dipasang sebelum penetapan. Dari dasar tersebut masing-masing tim paslon diharapkan memberikan perintah kepada tim yang dibawahnya untuk menertibkan APK secara mandiri.

Baca:  Kasus Aktif Di Berbagai Daerah Mengalami Penurunan

“Kami juga menyampaikan 1 x 24 jam untuk diterbitkan secara mandiri apabila 1 x 24 jam Setelah penetapan itu tidak ditertibkan secara mandiri maka pengawas akan melakukan penertiban bersama-sama dengan Satpol PP,” ujarnya.

Anhari menegaskan dalam masa kampanye nanti, pengaturan tentang pemasangan APK bersifat limitatif, yang berarti APK paslon nantinya difasilitasi oleh KPU dan dapat dilakukan penambahan oleh pasangan calon, yang jumlahnya sudah diatur dalam peraturan KPU. Selain itu, dalam pemasangan APK, tempat atau lokasi sudah diatur KPU dan Surat Keputusan Bupati.

Lanjut dia, seluruh barang bukti APK tersebut akan diamankan di kantor Panwaslu. Jika tim dari pasangan calon kepala daerah membutuhkan, bisa mengambil kembali di kantor Panwaslu Kecamatan Karanggeneng. Di sisi lain Anhari mengapresiasi langkah tim sukses calon kepala daerah yang melepas sendiri alat peraga kampanyenya sebelum ditertibkan oleh Panwaslu dan Satpol PP. Langkah penertiban mandiri dinilai cukup membantu dan sesuai imbauan dari instansinya.

Baca:  Polres Jombang Siagakan Personel di Stasiun Kereta, Antisipasi Massa Tamasya Al Maidah

“Ya meskipun hanya beberapa saja, kami mengapresiasi,” pungkasnya.(omdik/fer).