Alhamdulillah..Trend Penyebaran Covid 19 Jatim Terendah di Indonesia.

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Di gencarkanya Operasi Yustisi penegakan hukum disiplin mematuhi protokol kesehatan selama dua pekan di Jawa timur membuahkan hasil.

Selain membuat jera pada orang yang masih memandang sebelah mata tentang pentingnya mematuhi Prokes, dalam dua pekan terakhir, hasil dari giat penertiban tersebut juga menekankan angka yang terkonformasi covid 19 serta yang meninggal dunia akibat serangan virus kejam itu.

pada Senin (28/9) Kapolda Jatim gelar video conference hasil ops Yustisi yang di gelar dua pekan lalu.Di tiap-tiap Mako Polres/Polresta se-provinsi.

Di polres Gresik pelaksanaan Vidcon di gelar Aula Mapolres Gresik yang di hadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto beserta pejabat utama.

Baca:  Jelang UN, SMK PGRI 1Gresik Gelar Doa Bersama dj Masjid Nurul Jannah Petrokimia

Menurut Ketua Satgas Covid 19 Provinsi Jawa timur Dr. Jibril bahwa
Tren kematian kasus konfirmasi Covid-19 di Jatim sebelum Ops Yustisi meningkat drastis namun pada saat pelaksanaan Ops Yustisi angka kematian menurun.

“Alhamdulillah dalam 2 minggu terakhir / selama pelaksanaan Ops Yustisi kasus aktif positif Covid-19 yang dirawat di Jatim menurun, maupun yang meninggal dunia,”ujarnya.

Pihaknya menambahkan,”Saat ini Jatim adalah kota dengan resiko penyebaran Covid-19 terendah di Indonesia.Kampung tangguh merupakan strategi yang efisien menekan kasus Covid-19 secara lokal dan efektif,”sambungannya.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen pol Fadil Imran menyampaikan Saat ini Jatim akan mendatakan jumlah OTG secara fix, sebab tidak kunjung putusnya mata rantai penyebaran Covid-19 karena kita tidak memiliki data OTG yang fix per Kabupaten.

Baca:  Unair Bersama Wabup Lamongan Gelar Aplikasi tekhnologi Produksi dan Deteksi Penyakit Ikan serta Strategi Pemasaran Produk Perikanan di Paciran

“Perkembangan kasus Covid-19 di Jatim selama 1 bulan terakhir/selama ops yustisi mengalami penurunan,”paparnya.

Perlu di ketahui, Corona sudah semakin dekat sehingga perlu kesadaran dari masyarakat untuk berpatisipasi menekan penyebaran Covid-19.

Antisipasinya, Polda Jatim sudah membentuk Tim Covid Hunter untuk memburu para Orang Tanpa Gejala (OTG), serta mengoptimalkan kampung tangguh semeru untuk melakukan 3T dan 3M serta meningkatkan partisipasi dan edukasi masyarakat.

Kepada anggota, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, menyampaikan kita bekerja sesuai protap yang ada dan berupaya mengoptimalkan fungsi dari program-program yang di Instruksikan.

“Kita optimalkan penegakan hukum disiplin protokol kesehatan di Gresik untuk menekan angka penularan korona,dan jangan sampai muncul klaster baru,”pungkasnya.(Irw)

Baca:  PMII UNISDA Lamongan, Gelar Aksi Sambut Kedatangan Presiden Joko Widodo