Diduga Terpeleset, Dua Pelajar Mengambang di Bendungan Gerak Sembayat Gresik

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Diduga terpeleset, dua pelajar asal Lamongan mengapung di bendungan Gerak Sembayat, Gresik.Senin (28/09/2020) pukul 09.00 WIB

Mayat tersebut, pertama kali ditemukan oleh Satpam BGS Nanda dan Kholili. Menurutnya, korban dalam kondisi mengambang tengkurap di pinggir bendungan.

“Saya tahu ada motor yamaha mio GT no pol. S 6687 LL warna hitam strip merah tergeletak di bawah jembatan Tapi kok nggak ada orangnya, lantas saya cari ke pinggir kali, ternyata ada mayat tengkurap di pinggir kali,”cerita Nanda.

Berlanjut laporan ke Polsek Bungah,tak lama berselang, unit Reskrim Polsek datang untuk olah TKP.

Di lokasi kejadian perkara,Kapolsek Bungah melalui Kanit Reskrim Polsek Bungah IPDA Dwi Rahmanto membenarkan kejadian penemuan mayat yang mengapung di pinggir bendungan tersebut.

Baca:  Siswa SMAN 1 Lamongan Ciptakan Styrofoam Dari Biofoam Ramah Lingkungan

“Iya benar,ada mayat laki-laki mengambang di tepi sungai, untuk dugaan penyebab kematian korban, kita masih selidiki dan kembangkan,”kata dia.

“HP dan kontaknya masih ada di saku celananya,”sambungannya.

Berdasarkan data dari Polsek Bungah, sementara identitas dua korban adalah warga Kabupaten Lamongan. Yakni Andriyano (15th) warga dusun alang alang Desa karang binangun dan Muhamamad alvian ghafar (15th) berasal dari Dusun Ngajaran Desa karang binangun Kabupaten Lamongan.Keduanya masih berstatus pelajar.

Untuk memperoleh data yang valid, polisi segera melakukan olah TKP, terkait penyebab kematian kedua korban, dan membawa kedua korban tersebut ke Rumah Sakit Ibnu Sinna untuk Visum et repertum.(Irw)