Antrian Kendaraan Bermotor Di SPBU Blumbungan Pertamina 54 693 03, Dipengaruhi Oknom Karyawan SPBU Melayani Pembelian BBM Premium Jerigenan

Salah satu Oknom Karyawan SPBU Blumbungan Pertamina 54 693 03, yang UMelayani Pembelian BBM Premium Jerigenan, Rabu siang, (30/09/2020).

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM
Antrian kendaraan bermotor di SPBU Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Pertamina 54 693 03, nampaknya terjadi bukan karena adanya jelangkaan BBM Jenis Premium (Bensin) saja. Akan tetapi, hal itu juga disebabkan karena adanya oknom karyawan SPBU setempat yang melayani pembelian BBM Jenis Premium (Bensin) jerigenan yang menyalahi aturan Pemerintah.

Kebiasaan ini sering terjadi di SPBU setempat, terkesan seperti hal yang lumrah. Itu karena, diduga disebabkan karena jarang ada petugas yang berwenang untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi SPBU setempat.

Sehingga, bahasa miring dari salah satu oknom karyawan SPBU setempat tentang hal yang menjadi kebiasaan lumrah menyalahi aturan pemerintah itu terlontar kepada wartawan media online kanalindinesia.com saat ikut antri untuk membeli BBM Jenis Premium di SPBU setempat.

Baca:  Permintaan BBM di Lamongan Belum Ada Lonjakan Walau Harga Turun

Sebut saja si (R), nama samaran oknom karyawan SPBU Blumbungan, Pertamina 54 693 03, yang menyatatakn kebiasaan salah itu bukan mencuri, akan tetapi mereka pasalnya hanya untuk mengais rezeki.

“Ini bukan mencuri mas, ini hanya mencari rezeki saja,” Kata (R) nama smaran salah satu Oknom Karyawan SPBU Blumbungan, Pertamina 54 693 03, kepada Wartawan Media Online kanalindonesia.com, rabu siang, (30/09/2020).

Hingga berita ini diterbitkan, hal kebiasaan yang menyalahi aturan pemerintah di SPBU Blumbungan, Kacamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan itu masih terjadi. *(Nang/Red).