SK Kemenkumham GMNI Terbit Atas Nama Arjuna – Dendi, Bung Ridwan Ingatkan Kader Jangan Teprovokasi !

KENDARI, KANALINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Muna menyayangkan Penerbitan Surat Keputusan (SK) Kemenkum HAM Perkumpulan GMNI atas nama Arjuna Putra Aldino dan Muh. Ageng Dendy dengan nomor surat AHU-0000510.AH.01.08. Tahun 2020.
Melalui Ketua Cabang GMNI Kabupaten Muna Bung Ridwan menyampaikan bahwa Penerbitan SK Kemenkumham tersebut sangat cacat secara prosedural dan tidak memiliki legitimasi hukum.

“Kita tahu bersama bahwa pada saat forum Kongres XXI GMNI di Ambon tahun 2019 kemarin, yang terpilih itu Ketua Umum Imanuel Cahyadi dan Sekretaris Jenderal Sujahri Somar DPP GMNI untuk periode 2019-2022.” Ungkap Bung Ridwan kepada media ini, Kamis (01/10/2020).

Bung Ridwan menambahkan bahwa hasil Kongres XXI GMNI yang bertempat di Christian Center adalah berdasarkan konstitusi organisasi yang memilih bung Imanuel dan bung Sujahri dipilih oleh 87 DPC definitif dan 7 DPD definitif dari total 136 DPC dan 10 DPD definitif peserta kongres.

Baca:  Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Surplus

“Secara Konstitusional, jika dilihat dari peserta Kongres GMNI di Cristian Center tersebut Bung Imanuel Cahyadi dan Sujahri Somar lah yang ditetapkan sebagai Ketum dan Sekjend DPP GMNI Periode 2019-2022 dan bagi mereka yang mendeklarasikan diri diluar arena itu sangat mencederai organisasi,”tuturnya.

Mahasiswa Akper Muna ini juga menilai terkait adanya SK Kemenkumham di kelompok Arjuna – Dendi menduga adanya oknum-oknum yang bermain untuk kepentingan pribadi ataupun politik dan sengaja sengaja ingin merusak harkat dan martabat GMNI secara organisasi.

“Disini bisa kita saksikan bersama bahwa terbitnya SK Kemenkumham disebelah sangat manipulatif dan punya tendesi politik dengan memecah belah GMNI yang saat ini sedang naik gerakannya ditataran mahasiswa di Indonesia” tegasnya.

Baca:  Kecamatan Kembangan Laksanakan Pemulangan Kotak Suara Dengan Pengawalan Ketat

Terakhir ia menegaskan kembali bahwa DPC GMNI Kabupaten Muna akan tetap mengawal kepemimpinan Bung Imanuel dan Sujahri sampai di masa Periode DPP GMNI berakhir dan meminta kepada kader-kader GMNI Se Indonesia tidak terprovokasi dengan adanya SK Kemenkumham kelompok Arjuna-Dendi.

“Terakhir saya tegaskan, bahwa kami DPC GMNI Muna akan tetap mendukung dan bersama Bung Imanuel dan Bung Sujahri Somar sampai periodesasi selesai, juga mengajak kader dan kawan-kawan DPC GMNI se – Indonesia tetap bergerak bersama dan tidak terprovokasi dengan adanya embel-embel terbitnya SK Kemenkumham tersebut ” tutupnya.( Akhir Sanjaya)