Diduga Serangan Jantung, Penjual Bakso di Ponorogo Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Pasar Ngrayun

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Diduga serangan jantung BO(57) pedagang bakso asal Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jatim ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Pasar Ngrayun.

Korban setiap pagi berangkat untuk berdagang bakso di depan Pasar Ngrayun.

Awal mula ditemukanya jenazah korban saat sekira pukul 19.00 WIB korban sudah menutup warung baksonya dan berniat pulang ke rumahnya di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal. Sejenak korban berpamitan kepada Dedy Setiyono, yang setiap hari membantu berjualan bakso.

Korban pamitan akan buang air besar di toilet yang berada di dalam pasar, namun setelah lama tidak kunjung kembali. Dedy pun segera mencari ke toilet yang ada di dalam pasar.

Baca:  Dongkrak UMKM di Ponorogo, Wabup Lisdyarita Sambangi Pelatihan Kerajinan Anyaman Tas

Betapa terkejutnya melihat korban dalam posisi telungkup di dalam kamar kecil.

Mengetahui korban dalam posisi telungkup, Dedy segera memerikanya yang ternyata korban sudah meninggal dunia.

Atss kejadian tersebut Dedy Setiyono segera melaporkan kepada perangkat desa yang juga pengelola pasar, dan laporan diteruskan ke Polsek Ngrayun.

Kapolsek Ngrayun Akp Suroso melalui Kanit Reskrim Aiptu Mislan yang berada menerangkan,” berdasarkan keterangan dari keluarganya korban mempunyai riwayat sakit jantung menahun dan masih menjalani perawatan dokter,”terangnya.

Sementara dari hasil pemeeiksaan luar yang dilakukan petugas medis yang didampingi anggota Reskrim menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau luka pada jenazah korban.

“Kondisi jenazah korban belum kaku, diperkirakan meninggal dunia sekitar 1 jam,” jelasnya.

Baca:  Pencarian Laka Laut Sumenep Kembali Dilakukan