Dugaan Kades Terlibat Kampanye Salah Satu Paslon, Anggota DPRD Ponorogo Dimintai Keterangan Bawaslu

Relelyanda Solekha Wijayanti, anggota DPRD Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bawaslu Kabupaten Ponorogo mengundang Relelyanda Solekha Wijayanti, yang juga anggota DPRD Ponorogo dari PDI Perjuangan untuk dimintai keterangan terkait sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Jetis yang diduga terlibat dalam kampanye salah satu Paslon, Jumat(16/10/2020).

Selesai memberikan keterangan ke Bawaslu, Lely sapaan akrabnya mengatakan dirinya dimintai klarifikasi terkait foto yang dilaporkan oleh Masyarakat beberapa saat lalu

“Ada beberapa pertanyaan, diantaranya dapat foto darimana, pandangan terhadap foto itu apa, apakah tahu lokasinya itu dimana, apakah ada yang dikenal. Saya sendiri ada yang kenal beberapa. Dari pertanyaan itu ya saya jawab sepengetahuan saya saja,” kata Lely.

Lely berharap, Bawaslu dapat melihat dengan jelas soal foto yang dilaporkan itu. Dan tentunya bisa menyimpulkan, karena disitu ada bannernya, juga bukan merupakan acara kedinasan dan bukan jam kerja.

Baca:  Lolos 100%, DPW Perindo Jatim Syukuran

“Bawaslu harusnya berterima kasih karena ada laporan warga, disaat Bawaslu di kecamatan tidak bisa mengumpulkan fakta-fakta dan bukti bukti dugaan kecurangan atau pelanggaran tersebut,” ungkap Lely.

Lely juga sempat mempertanyakan soal dirinya yang dimintai keterangan oleh Bawaslu, padahal Ia merasa bukan pelapor atau terlapor.

“Saya dimintai keterangan sebagai pihak terkait, tapi mengapa kok saya, saya kan tidak melaporkan atau tidak sebagai terlapor, arahnya koq saya,” ucap Lely dengan nada tanda tanya.

Sementara pihak Bawaslu Ponorogo belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp dan telephone seluler, Marji Nurcahyono sempat membalas di pesan whatsap bahwa dia masih rapat. (Amar)