Pemkot Jaktim Lakukan Simulasi Penerimaan Pasien OTG Covid-19

Simulasi penerimaan pasien OTG
Simulasi penerimaan pasien OTG

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melakukan simulasi penerimaan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 saat isolasi di Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (16/10/20).

Simulasi pasien saat turun dari ambulans hingga menuju ke tempat kotak merah untuk menaruh barang bawaan, dan penyemprotan disinfektan barang bawaan oleh petugas Suku Dinas Penanggulagan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Selanjutnya, pasien duduk di tempat yang disediakan, sembari menunggu pasien dipanggil setelah didaftarkan. Setelah itu pasien diarahkan untuk cuci tangan dan tanda tangan berkas bahwa pasien melakukan isolasi mandiri di Graha Wisata TMII, setelah itu pasien diantar ke ruangan isolasi.

Baca:  Kaukus DPR Kutuk Penutupan Masjidil Aqso

Adapun Graha Wisata TMII menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur sebagai tempat isolasi warga Jakarta Timur yang terpapar Covid-19 setelah berstatus OTG dan tempat tinggalnya tidak layak untuk isolasi mandiri.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur Alawi mengatakan, tujuan diadakannya simulasi penerimaan pasien OTG Covid-19 ini untuk memperjelas petugas yang bekerja dan dapat menjalankan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, sehingga tidak melakukan kesalahan yang dapat menimbulkan masalah.

“Jadi, prosedurnya warga masyarakat harus melalui Puskesmas dahulu dan mendapatkan rujukan yang dikoordinasikan terlebih dahulu ke pihak Graha Wisata. Sesudah terdata, baru pasien bisa diantar oleh petugas Puskesmas ke tempat Graha Wisata, sehingga dapat tertangani semuanya dengan baik mendapatkan kamar dan makan dari Suku Dinas Sosial Jakarta Timur,” jelasnya.

Baca:  Babinsa Gambir Bantu Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Dari STTJ Dan LBH Jakarta

Alawi menambahkan, dari kegiatan ini agar warga masyarakat dapat terlayani dengan baik oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menangani masalah Covid-19, sehinggga tidak mengecewakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Indra Setiawan, mengatakan, Graha Wisata merupakan salah satu tempat rujukan untuk memetus mata rantai penularan Covid-19 dari klaster keluarga.

“Ini merupakan salah satu tenpat yang tidak layak dilakukan isolasi mandiri,” kata Indra.

Indra meminta kepada para Tim Gugus Tugas RW dan RT untuk memantau kondisi wilayah dan warganya. Jika warga tersebut ingin melakukan isolasi mandiri, diharapkan melihat terlebih dahulu kondisi rumah dan dinilai layak atau tidaknya dijadikan tempat isolasi mandiri.

Baca:  Sementara Waktu Aktivitas Olahraga di Jalan Pemuda Ditutup

“Jadi, perlu adanya pendataan dan penegasan dari Puskesmas bahwa warga tersebut sehat, tanpa gejala dan tidak mempunyai riwayat penyakit bawaan jadi baru dilakukan isolasi mandiri di Graha Wisata,”tuturnya.

Indra menambahkan, telah disediakan dokter jaga di Graha Wisata TMII agar bisa memantau kondisi pasien. @wn