Wagub DKI Jakarta Tinjau Langsung Grebek Lumpur di Kali Sentiong

Wagub tinjau grebek
Wagub DKI Jakarta Tinjau Langsung Grebek Lumpur di Kali Sentiong

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 350 personel gabungan diturunkan dalam kegiatan Grebek Lumpur di wilayah Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/20).

Pasukan biru Suku Dinas Sumber Daya Air dibantu dengan rekan-rekan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup mengeruk sedimen dan sampah di Kali Sentiong. Tiga ekskavator dan delapan dump truck disiapkan untuk mengangkut hasil pengurasan ini.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melihat langsung kegiatan grebek lumpur ini didampingi oleh Walikota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasudin Sumber Daya Air Saiful, Kasudin Lingkungan Hidup Marsigit, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri, dan Lurah Galur Atik Kusmiati.

Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang perlu diantisipasi dalam beberapa waktu ke depan seperti anomali cuaca, perubahan iklim, dan La Nina yang kemungkinan akan terjadi pada bulan Desember mendatang.

Baca:  Koramil Kembangan Jakarta Barat Bersama Tiga Pilarnya Gelar Patroli ke TPS 41

“Jadi, di akhir tahun ini dan awal tahun 2020 nanti bisa dipastikan akan terjadi peningkatan debit air, jadi memang perlu upaya-upaya yang ekstra,”urainya.

Selain itu, Wagub juga berharap agar semua pihak dapat terlibat aktif dalam berbagai langkah antisipasi ini, sehingga semua program penanganan banjir dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Walikota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengungkapkan, bahwa program Grebek Lumpur ini dilakukan pada delapan titik yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Pusat, dan untuk Kecamatan Johar Baru dipusatkan di Kali Sentiong ini. Gerebek lumpur hari ini dilaksanakan pada delapan titik yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. Untuk Kecamatan Johar Baru dipusatkan di Kali Sentiong ini.

Baca:  Baznas Gelontorkan Rp 1 Miliar Bantu Krisis Kelaparan di Maluku

“Kita menurunkan sampai 350 personel gabungan, yang terdiri dari Sudin Sumber Daya Air, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta Sudin Perhubungan dan Satpol PP yang membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,”pungkasnya. @wn