Angely Emitasari Perankan Tokoh Nina dalam Film Bantuan Langsung Tjinta (BLT)

Proses pengambilan gambar film Bantuan Langsung Tjinta (BLT) yang diperankan oleh Angely Emitasari. foto: Istimewa

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Satu film pendek yang mengambil tema tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) beberapa waktu terakhir ini ramai jadi bahan pembicaraan berhasil menyita perhatian ribuan penonton. Film dengan judul BLT atau Bantuan Langsung Tjinta tersebut dibintangi oleh Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Angely Emitasari.

Film yang diproduseri Multazamut Dikri menceritakan tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) program dari Kemendes RI di Tahun 2020 dan sebagai penyedap dibumbuhi dengan kisah percintaan. Selain itu, dalam cerita film yang berhasil ditonton oleh sekitar 35.000 pendamping desa se-Indonesia memberikan gambaran proses Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk menetukan KPM.

“Kami ingin memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang mekanisme penerimaan BLT dari Dana Desa yang sering dibicarakan oleh masyarakat tersebut,” terang Azam, sapaan Multazamut Dikri.

Baca:  Yayasan Berkas Bersinar Abadi Tuntaskan Lomba Hafidz Qur’an Untuk Anak

Film ini dibuat sebagai hadiah setahun kepemimpinan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dan ditargertkan untuk ditonton 100.000 orang. Pemutaran serentak pada hari Kamis (29/10/2020) melalui akun You Tube Abdul Halim Iskandar tersebut diperkirakan bisa disaksikan langsung masyarakat di 74.952 desa di Indonesia.

“Yang menarik dari film ini, kepala desa cantik, Angely Emitasari didaulat menjadi pemeran utama sehingga memiliki nilai jual tersendiri karena viral tidak hanya di Jawa Timur saja tetapi se-Indonesia,” kata Azam dalam siaran pers yang diterima redaksi, (29/10/2020).

Sementara itu, Angely Emitisari saat dihubungi Kanalindonesia.com melalui jaringan selulernya mengatakan sangat bangga dan berbahagia karena dipercaya untuk membintangi film yang berisi edukasi program Kemendes PDTT ini. Angel (biasa dia dipanggil) mengaku kaget saat pertama kali ditawari main film. Ia pun bertanya-tanya kenapa Kemendes PDTT memilih dirinya sebagai pemeran utama dalam dalam film tersebut.

Baca:  Musrembang RKPD 2020 Fokuskan Lombok Utara Bangun Kembali

Kepala Desa yang baru satu tahun menjabat ini berperan sebagai Nina, anak kepala desa yang menjalin cinta dengan seorang pendamping desa. Penyelesaian carut marut data penerima BLT yang sering terjadi di masyarakat ditampilkan dengan segala sebab dan penyelesainnya.

“Pada awalnya rencana pengambilan gambar berada di Jakarta, namun saya menolak karena saya memiliki tanggung jawab dan kesibukan di Desa Kedungkumpul,” terang Angel, Sabtu (31/10/2020).

Akhirnya lokasi syuting dipindah ke wilayah Kabupaten Tuban yang tidak terlalu jauh dari tempat asal kepala desa yang sempat viral karena mantan penyanyi dangdut tersebut. Pengambilan gambar yang memakan waktu hampir sebulan tersebut dilakukan disela-sela kesibukan Angely melaksanakan tugasnya sebagai kepala desa di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan.

Baca:  Menteri Agama Bayar Zakat Secara Online ke Baznas

“Dalam penggarapan film tersebut saya tidak menerima bayaran, saya ikhlas. Saya ingin memberikan sumbangsih pada pemerintah serta membantu menyebarkan informasi tentang program pemerintah terutama Kemendes PDTT,” kata Angely.

Dalam film berdurasi 45 menit mengisahkan seorang pendamping desa yang ingin melamar anak kepala desa yang bernama Nina. Namun, karena pandemi Covid-19 menjadikan Jaka sibuk dan menunda pertunangannya. Jaka juga mendapat fitnah sehubungan carut marutnya data BLT yang ada di desa tersebut. (omdik)