Komisi D DPRD Jatim ingin memastikan Kapan Jalur Lingkar Selatan (JLS) Bisa Selesai Dibangun

DR H  Kuswanto  SH MH  Ketua Komisi D DPRD Jatim 

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Komisi D DPRD Jatim tampaknya tidak mau proyek prestisius yang sudah ditunggu tunggu warga Jatim wilayah selatan yaitu JLS Jalur Lintas Selatan hanya sebuah dongeng yang disampaikan turun temurun tanpa jelas kapan akan di tuntaskan.

Ketua komisi bidang pembangunan ini, Kuswanto menegaskan ini adalah PR bagi Gubernur Jatim memasuki usia ke-75 Provinsi Jawa Timur.

Politisi Demokrat Kuswanto asal dari Dapil 10 Kab /Kota Mojokerto dan Kab Jombang ini memberikan catatan penting terkait pembangunan infrastruktur di Jawa Timur. Jalur Lingkar Selatan (JLS). yang pembangunannya dimulai sejak Tahun 2002 dan hingga kini belum selesai.

“Ini jalur yang membedah pesisir selatan pulau Jawa. Diyakini bisa mengungkit sektor perekonomian. Yang didapat dari pertanian dan pariwisata di kawasan selatan Jawa Timur. Sehingga bisa menghidupkan perekonomian setempat di sepanjang jalur pesisir selatan. maka Komisi D bersepakat dan bertekad melalui program kerja Komisi. Akan menetapkan target penyelesaian JLS sesegera mungkin,” tegas Kuswanto menyanpaikan hasil pembicaraan internal Komisi D, Sabtu (30/10/2020).

Baca:  Program TisTas Jadi Bumerang Bikin Susah Sekolah

Tekad komisi D ini, kata Kuswanto langsung direalisasikan dengan melakukan kunjungan ke salah satu titik pembangunan JLS di titik LOT 7 BTS Road Name Desa Tambak Rejo-Pantai Serang Kab Blitar
seminggu setelah peringatan Ulang Tahun ke-75 Provinsi Jawa Timur 12 oktober 2020.

Komisi D kata Kuswanto disambut langsung oleh perwakilan Kementrian PUPR Dirjen Bina Marga. dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Bali dan pihak Kontraktor dari PT PP (Persero). PT PP sebagai kontraktor di lokasi Lot 7 BTS Road Name Desa Tambak Rejo-Pantai Serang Kab Blitar yang mengerjakan jalan sepanjang 12.6 Km yg dimulai 14 April 2019.
dengam waktu kerja 913 hari.

Baca:  SKPD Belum Sinkron Untuk Penaganan RTLH

“Saat kunjungan Komisi ke Lokasi pihak kontraktor sudah bisa menembus jalur dan akan mempercepat penyelesaian 1 tahun lebih cepat dari kontrak kerja yg dibuat. Dari diskusi di lapangan dengan pihak terkait bahwa dari panjang jalur JLS sepanjang 685 Km yang belum terselesaikan sepanjang 214 Km,” ungkap Politisi bergelar Doktor ini.

Kuswanto menjelaskan Saat itu pihak Kementrian PUPR Dirjen Bina Marga dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) menyampaikan bahwa secara keseluruhan Jalur Lingkar Selatan (JLS) akan terselesaikan Tahun 2024.

“Dari hasil kunjungan Kami ke lokasi pembangunan. Kami sepakat untuk menindak lanjuti dan akan mengadakan Rapat Sinergitas yang akan diagendakan pada akhir November di Solo. Dengan mengundang Gubernur Jawa Timur. Kementrian PUPR. Kementrian Maritim dan Investasi serta pihak Perhutani. Dan para Bupati. Ketua DPRD serta Ketua Komisi Bidang Pembangunan dari 9 kabupaten yg dilewati JLS Antara lain. Pacitan. Ponorogo. Trenggalek. Tulungagung. Blitar. Malang. Lumajang. Jember dan Banyuwangi,” tambahanya.

Baca:  Jelang Final Rekapitulasi Suara KPU Pusat, Polres Trenggalek Gelar Tablig Akbar

Dengan mempertemukan semua pihak dalam rapat sinergitas ini, Komisi D berharap bisa menghasilkan sebuah kepastian, sebenarnya kapan JLS akan bisa diselesaikan. “Mengingat dampak negatif perekonomian yg dirasakan Masyarakat Jawa Timur akibat pandemi covid 19 membutuhkan waktu yg sangat panjang untuk pemulihannya. Sehingga JLS diharapkan akan menjadi pengungkit perekonomian di wilayah pesisir selatan jawa timur. Kami ingin diperiode kami ini masalah JLS bisa tuntas dan jelas kapan bisa dinikmati masyarakat, tidak lagi sebatas harapan saja,” pungkasnya. Nang