Warga Ronosentanan Siman Gelar Demo Tolak Pendirian Kandang Ayam Ras

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM : Warga Desa Ronosentanan sebanyak 4 RT gelar Demo pada, Senin (23/11/2020) untuk menolak dengan adanya pembangunan kandang ayam ras oleh seorang warga di lingkungan padat penduduk dan di area dekat Madin.

Warga 4 RT di Desa Ronosentanan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo ini serentak menolak atas pembangunan Kandang ayam ras itu karena menurut warga bisa mencemarkan udara sekitar dan menimbulkan bau yang mengganggu masyarakat di 4 RT tersebut.

Dengan membawa Poster dan sepanduk, Warga 4 RT itu bersama-sama menggelar Demo di Kandang ayam ras yang di bangun itu, serta menempelkan sepanduk dan poster tersebut di tengah jalan yang menuju kandang ayam ras di Desa Ronosentanan Kecamatan Siman.

Baca:  Wabub Sumenep Minta Lestarikan Sapi Sonok

Salah satu perwakilan warga masyarakat yang menolak dengan didirikannya kandang tersebut, Agung Priyanto menginginkan bahwa kandang itu harus di bongkar karena mengganggu kesehatan,”kami dari RT.01/RW.01, RT.01/RW/02, RT.02/RW.01 dan RT.02/RW.02 menolak atas pembangunan atau pendirian kandang ayam ras ini, dan kami ingin untuk di bongkar. Karena ini nanti ketika diisi ayam ras akan mengganggu dan menimbulkan polusi udara dilingkungan kita,”katanya.

“Pemilik kandang ini untuk pendiriannya kandang ayam ras juga tanpa izin masyarakat. Yang jelas kandang ini nanti bisa mengganggu lingkungan kita, mengakibatkan polusi, dan dampaknya kelingkungan juga tidak baik. Selain untuk kita, ini juga berimbas kepada anak cucu kita nantinya jika di teruskan akibat dari bau nya,”terang Agung.

Baca:  Syarat Rapid Tes Antigen untuk KA Jarak Jauh Berlaku Mulai 22 Desember 2020

Warga ini menolak kandang ayam yang di bangun oleh Supar, salah satu warga Desa Ronosentanan karena tidak adanya izin kelingkungan dan menurut warga akan menggagu polusi udara disekitar warga masyarakat karena jaraknya antara kandang ayam ras dengan rumah penduduk hanya sekitar 150 meter.

Sementara itu, Warga lain, Ali Suroso merasa resah atas pembangunan kandang ayam itu,”warga sangat resah dengan adanya kandang ini, karena dekat dengan pemukiman dan Madrasah Diniah (Madin), maka saya meminta Pemerintah Daerah untuk membongkar kandang ini, karena masyarakat sudah resah, dan sudah tidak ada negosiasi dan harus di bongkar,”imbuhnya.

Selain itu, Salah satu Tokoh Masyarakat menerangkan,”selama dibangunnya kandang ini, masyarakat sangat terganggu seperti yang sudah di sampaikan ini tadi. Sebenarnya usaha boleh saja, akan tetapi kalau usaha dan menjadikan resah masyarakat itu jangan sampai, dan rejekinya juga tidak akan barokah. Dan pada intinya kami dari 4 RT ini menolak atas didirikannya kandang ayam Ras ini,”terangnya.

Baca:  Inilah Nama 117 Kades yang Dilantik Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni

Warga dari 4 RT ini setelah selesai menggelar Demo untuk meminta pembongkaran kandang ayam tersebut langsung membubarkan secara tertib dan kembali kerumahnya masing-masing. (Amar_kanalindonesia.com)