Mandi di Kali, Bocah 10 Tahun Meninggal Terseret Arus

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM : Anak berusia 10 tahun dari Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Ponorogo saat mandi dikali di wilayah Seblumbung Dukuh Kebon RT.04 / RW03 Desa Japan terseret derasnya arus aliran sungai yang tiba-tiba datang dan tidak bisa menyelamatkan diri, Senin(23/11/2020)

Saat mandi di kali sekitar pukul 14.30 WIB, 2 anak terseret derasnya arus dan satu terselamatkan karena tersangkut bambu dan satu lainnya terbawa arus hingga ditemukan meninggal dunia.

Sebelumnya, 4 anak ingin mandi di kali dan akhirnya yang jadi mandi hanya 2 anak dan 2 anak lainnya hanya melihat dari pinggir sungai.

Kapolsek Babadan, IPTU Yudi Kristiawan menuturkan bahwa ada 4 anak yang ingin mandi di kali, namun yang jadi mandi hanya dua anak dan akhirnya terseret arus sungai,”korban ini di TKP renang sama teman-temannya di sungai Seblumbung Dukuh Kebon RT 04/ RW 03 Desa Japan, kurang lebih pukul 14.30 WIB. Kebetulan yang bersangkutan bersama teman-temannya sekitar 4 orang itu asyik bermain dan tiba-tiba ada air bah dari atas dan secara tiba-tiba yang bersangkutan tidak bisa menyelamatkan diri, ada 2 dan yang 1 bisa terselamatkan oleh warga, dan 1 nya atas nama Muhammad ilmi ibrahim ini tidak bisa tertolong,” tuturnya.

Baca:  Ribuan Pesilat Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda Berjalan Tertib

Lebih lanjut, Kapolsek Babadan juga menjelaskan,” anak yang terseret arus air bah akhirnya bisa dievakuasi oleh warga di daerah aliran sungai di Cokromenggalan. Korban meninggal di lokasi, kita sudah berusaha dan sudah kita lakukan evakuasi secepat-cepatnya dengan pertolongan pertama, namun demikian ternyata korban tetap tidak bisa tertolong,” jelasnya.

Penyebab anak tenggelam ini karena ada air bah atau banjir secara tiba-tiba dan korban tidak bisa berenang,”karena banjir, beliau tenggelam dan infonya korban adalah tidak bisa berenang. Kami dari Kepolisian, utamanya dari Polsek Babadan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang kebetulan dilewati oleh arus sungai, karena saat ini adalah musim penghujan dan kapan saja air mengalir dengan tiba-tiba dan deras, saya titip putra putrinya yang mungkin senang berenang di sungai tolong diingatkan dan dilarang untuk bermain-main lagi di sungai.

Baca:  Seorang LC, Diamankan Satresnarkoba Polres Jombang, saat Edarkan Pil Dobel L

Jenasah korban anak terseret di sungai setelah di evakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan otopsi dan kemudian di bawa pulang kerumah duka dengan menggunakan Ambulance. (Amar_kanalindonesia.vom)