Danrindam XVIII Kasuari Resmi Membuka Diktama Gelombang II Tahun 2020

Pembukaan Dikmata tahun 2020
Pembukaan Dikmata tahun 2020

MANOKWARI, KANALINDONESIA.COM Danrindam XVIII/Kasuari Kolonel. Inf. Choirul Anam, SE, MM, membuka Pendidikan Tamtama Gelombang II Tahun 2020 di Rindam XVIII Kasuari, Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat. 340 orang asli dari Papua Barat telah lulus seleksi menyisihkan ribuan peserta seleksi penerimaan Diktama tahun 2020 ini.

Seluruh rangkaian tahapan tes peserta seleksi mulai dari tes pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi sampai dengan pelaksanaan sidang pemilihan tingkat pusat di Makodam XVIII/Kasuari dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) di aula Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.

Hasil 340 peserta calon Tamtama dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti Pendidikan Tamtama TNI-AD gelombang II tahun 2020 yang mana 220 orang akan dididik di Rindam XVIII Kasuari dan 120 orang di Rindam XVI Pattimura.

Baca:  Di tengah Pandemi Covid 19, Prajurit TNI Yonif 411 Kostrad Bagikan Takjil di Tapal Batas

Pendidikan pertama Tamtama TNI-AD Gelombang II TA 2020 ini merupakan Pendidikan ke-4 (empat) yang dilaksanakan di Rindam XVIII Kasuari dimana prajurit siswa akan menempuh pendidikan selama 20 minggu dengan tujuan membentuk prajurit siswa Dikmata TNI-AD menjadi Tamtama TNI-AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit yang berpedoman pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar keprajuritan maupun dasar golongan Tamtana serta memiliki jasmani yang Samapta.

Pada kesempatan tersebut Danrimdam XVIII Kasuari Kolonel Inf. Choirul Anam, SE, MM membacakan amanat Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) mengatakan bahwa sasaran pendidikan adalah agar terwujudnya sikap dan perilaku prajurit siswa yang bermental tangguh, beriman dan takwa, nasionalisme dan militansi serta berkepribadian sebagai prajurit TNI-AD.

Baca:  Pangdam Jaya /Jayakarta Pimpin Sidang Calon Tamtama Tingkat Pusat Gel I TA 2020

“Menjadi Prajurit TNI merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan yang tidak semua orang mendapat kesempatan berharga ini. Untuk itu jangan sia-siakan. Selama proses pendidikan akan terlihat apakah kalian pantas atau tidak untuk menjadi seorang prajurit TNI-AD. Apabila tidak, maka Lembaga pendidikan ini tidak segan-segan mengembalikan kalian kepada keluarga masing-masing”, kata Pangdam XVIII Kasuari dalam amanatnya.

Turut hadir dalam acara itu Wadanrindam Kolonel. Kav. Jala Argananto, Waaspers Kodam XVIII Kasuari Letkol. Inf. Kabul, Kapolres Manokwari Selatan yang diwakili oleh Kompol Suroto serta pejabat wilayah Manokwari Selatan lainnya.@wn