570 PKL Menerima Bantuan UMKM Kabupaten Bangkalan

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 570 Pedagang Kaki Lima (PKL) menerima bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bangkalan. Hal disampaikan Ketua Paguyuban Pasar Ki Lemah Duwur (KLB) Bangkalan, Lukman Hakim.

Menurut penjelasan Lukman, banyak pengusaha kecil yang mendapat bantuan UMKM untuk menopang modal usaha dimasa penyebaran pandemi virus corona (covid-19) yang hingga kini belum berakhir.

Oleh karena itu, pihaknya berterima kasih atas bantuan pemerintah pusat yang dikawal Pemkab Bangkalan. Pasalnya bantuan itu merupakan kontribusi yang sangat besar untuk menghidupkan UMKM masyarakat kecil. Karena hingga saat ini penghasilan para PKL turun drastis.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Bupati Bangkalan yang mengawal bantuan UMKM kepada 570 PKL KLD Bangkalan. Masing – masing menerima bantuan sebesar Rp. 2,4 juta.”ucapnya usai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Bupati Bangkalan di pasar KLD Bangkalan yang berjalan hingga sore hari, Selasa (24/11/2020).

Baca:  Polisi Sebut Ledakan di Gereja di Surabaya Bom Bunuh Diri

Lebih lanjut Lukman mengatakan bantuan UMKM itu sebagian sudah diterima oleh pedagang. Sedangkan sisanya masih menunggu karena bantuan tersebut dari pemerintah pusat.

“Semoga dengan adanya bantuan UMKM ini bisa membantu para PKL. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi covid-19,” terangnya.

Sementara itu Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron yang ikut menghadiri acara tersebut. Berharap antara PKL satu dengan yang lainya tetap rukun. Supaya kedepanya lebih solid lagi.

“Saya berharap para PKL KLD Bangkalan yang ikut terkena dampak covid-19 tetap guyub dan kondusif,”harapnya.

Politisi PPP ini juga berharap para penerima manfaat UMKM yang berjumlah 570 orang itu. Dipergunakan semaksimal mungkin untuk menjadikan tambahan modal usaha.

Baca:  Jelang Akhir Tahun 2019, Kejari Bangkalan Musnahkan Ratusan BB Berstatus Inkrah

“Ke depan dalam kegiatan-kegiatan lain akan kita perhatikan untuk usaha mikro ini,”pungkasnya. (sumaryanto.kanalindonesia.com)