Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan memberikan edukasi kepada pelajar tentang Covid-19 dan pencegahannya. foto: omdik_Kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pandemi Covid-19 di Tanah Air menjadi permasalahan bersama yang harus dihadapi. Edukasi pentingnya mencegah paparan dari virus Corona gencar dilakukan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun oleh beberapa organisasi kemasyarakatan yang ada di masing-masing daerah.

Seperti yang dilakukan oleh Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng yang menggiatkan edukasi anak-anak sekolah tentang pencegahan Covid-19 dalam upaya meningkatkan kesadaran warga menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyakit tersebut.

Salah satu anggota Pokja Program Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi (PKMM) Covid-19, Isti Fuji Rahayu mengatakan bahwa upaya edukasi digiatkan terutama dilingkungan sekolah agar anak-anak bisa mawas diri dan tidak mengabaikan terhadap ancaman penularan Covid-19.

“Edukasi ini sebagai bekal bagi anak-anak sekolah agar bisa mengetahui dan memahami tentang virus Corona serta bagaimana pencegahannya,” kata Isti kepada Kanalindonesia.com, Sabtu (28/11/2020).

Baca:  Demi Pangan Masa Depan, Kementan Gencarkan Program Serasi
Pemakaian masker yang benar dilakukan oleh anggota Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi kepada salah satu siswa dalam acara sosialisasi kepada lembaga pendidikan yang ada di desa setempat. foto: omdik_Kanalindonesia.com

Kegiatan edukasi ini mengenai pencegahan Covid-19, antara lain menerapkan protokol kesehatan dari mulai yang paling sederhana dengan memenuhi 3M yaitu, memakai masker dengan benar, menjaga jarak dengan orang lain dan mencuci tangan. Bagi sebagian orang memakai masker sudah menjadi kebiasaan tersendiri. Namun, masih banyak orang yang salah kaprah dan harus penyesuaian diri menggunakan masker. Masih ada masyarakat yang memakai masker dengan cara yang salah.

“Memakai masker yang ditaruh di dagu, memakai masker yang hanya 2 ply, dan memakai masker medis yang terbalik. Beberapa kesalahan inilah yang menyebabkan upaya dalam pencegahan penularan virus covid-19 ini menjadi tidak efektif. ,” tambah Isti yang juga menjadi bidan desa di Desa Sumberwudi.

Ia menyebut bahwa berdasarkan penelitian, penularan Covid-19 ini kebanyakan terjadi karena seseorang tidak menggunakan masker saat di luar rumah. Banyak unggahan di media sosial yang menunjukkan orang-orang masih melakukan kesalahan dalam mengenakan masker. Misalnya, menurunkan masker hingga ke leher kemudian memakainya lagi, tidak menutup hidung dengan benar, dan lain sebagainya.

Baca:  Kementan Kembangkan Alsintan Rice Transplanter Untuk Tingkatkan Produksi Padi

Sementara itu, Kepala SMP Wahid Hasyim Sumberwudi, Haris Amin merasa senang karena mendapatkan perhatian dari Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswinya tentang cara pencegahan penyebaran virus yang berkembang akhir tahun 2019 tersebut. Dia bersama guru-guru di SMP yang dipimpinnya merasa terbantu untuk memberikan pengetahuan dan pengertian terutama pentingnya memakai masker.

“Tidak dipungkiri, anak-anak remaja dimana-mana saat ini sering mengabaikan peringatan pemerintah untuk tetap menjalankan protokol kesehatan terutama memakai masker saat keluar rumah dan berkumpul dengan banyak orang,” kata Haris.

Haris Amin menambahkan sosialisasi tentang protokol kesehatan ini harus menjadi program prioritas semua pihak karena sampai sekarang belum ada vaksin atau obat yang ditemukan untuk menangani Covid-19, sehingga protokol kesehatan merupakan satu-satunya senjata kita dalam memerangi Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, anggota Pokja PKMM Covid-19 Desa Sumberwudi membagikan ratusan masker untuk pelajar SMP dan SMA Wahid Hasyim Sumberwudi.

Baca:  Dewan Trenggalek Pastikan Kenaikan Honor GTT dan PTT

Program Penguatan Ketahanan Masyarakat dalam Menghadapi (PKMM) Covid-19 sejatinya dirancang untuk mendukung masyarakat agar tetap produktif dan aman selama masa pandemi. Program PKMM covid-19 merupakan bentuk sinergitas antara Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama atau LPBI NU dan Palladium Australia mengatasi masalah Pandemi Covid-19. (omdik/fer).