Ketua Umum PBTI Resmi Buka Kejuaraan Internasional Taekwondo E – Pommsae Championships 2020

Ketum PBTI
Ketum PBTI

YOGYAKARTA, KANALINDONESIA.COM Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI (Purn) H.M Thamrin Marzuki secara resmi membuka kejuaraan Internasional taekwondo E – Poomsae “The Best Of Indonesian International Changmookwan E-Poomsae Championship 2020” yang penilaiannya di pusatkan di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Ketua Umum PBTI menyambut baik sekaligus mengapresiasi kerjasama antara Expert Yogjakarta Club yang menggandeng World Taekwondo Changmookwan – Korea untuk melaksanakan Kejuaraan Internasional di Indonesia.

Dia juga berterima kasih kepada Presiden World Taekwondo Changmookwan, Dr. Joong Young Kim beserta jajaran pengurus, dan perwakilannya serta para member Chang Moo Kwan di Indonesia, karena telah memberikan kesempatan kepada Expert Yogjakarta Club yang di supervisi langsung oleh PBTI untuk menyelenggarakan kejuaraan Internasional ini. Apalagi menurutnya antusiasme dan partisipasi para peserta begitu besar.

“Saya juga menyambut baik kejuaraan internasional ini karena selain adanya kepercayaan dari World Taekwondo Changmookwan untuk menyelenggarakan event ini di Indonesia sebagai tuan rumah, kejuaraan ini diikuti oleh 1500 peserta dari negara-negara lain, Indonesia, Yunani, Malaysia, Italia, Singapura, India, Brazil, Ekuador, Meksiko, Australia, USA, Slovenia, Hongkong, Venezuela, Ukraina, Chile, Makau, Kryzigstan, Prancis dan Rusia,”ujar Thamrin

Baca:  Tiga Personel Bakamla RI Semarakkan GWR Penyelam Terbanyak di Dunia

Thamrin menambahkan, Indonesia sendiri sebagai tuan rumah mengikutsertakan 182 klub dari 33 Provinsi. Hanya Propinsi Papua yang tidak ikut berpartisipasi.

“Saya berharap di event-event mendatang propinsi Papua bisa ikut berpartisipasi. Kejuaraan ini juga dipimpin oleh para wasit internasional. Bukan saja dari Indonesia, tapi juga dari Meksiko, India, Malaysia, Singapura dan Myanmar,”harapnya.

Hal ini menurut Ketua Umum menunjukkan bahwa penilaian kejuaraan dilakukan obyektif, bukan cuma dari wasit Indonesia.

Senada dengan Ketua Umum PBTI, ketua penyelenggara kejuaraan Letkol Laut (K) drg Agung Wijayadi Sp.Ort juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden World Taekwondo Changmookwan, Dr. Joong Young Kim dan PBTI atas kesempatan yang diberikan kepada Expert Yogjakarta Club dan segenap panitia penyelenggara.

“Harapannya, kejuaraan ini berlangsung lancar dan bisa menjadi contoh bagi klub lain untuk menyelenggarakan kejuaraan-kejuaraan internasional serupa,”tutur Letkol drg Agung Wijayadi.

Baca:  Panglima TNI Hadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Kapolri Cup 2020

Ketua Penyelenggara menjelaskan, bahwa kejuaraan ini mempertandingkan kategori dari pra cadet, cadet dan junior individual putra putri, senior putra/putri, pair senior putra/putri, kelas Under 30, 40, 50, 60 dan 65 serta exhibition. Peserta mengirimkan video ke panitia sejak tanggal 15 – 17 November lalu. Dan untuk penilaian semua kategori lanjutnya akan dilaksanakan mulai hari ini 27 – 29 November 2020.

“Untuk diketahui, World Taekwondo Changmookwan adalah perguruaan taekwondo tertua di Korea. Perguruan ini sudah berdiri sejak tahun 1946. Perguruan ini sangat dihormati oleh seluruh klub taekwondo di Korea, bahkan di dunia. Pendiri dan alumni perguruan ini pulalah yang juga mengembangkan Kukkiwon dan World Taekwondo. Bahkan pengurus WT dan Kukkiwon saat ini juga sebagian merupakan member dari perguruan ini,”jelasnya.

Beberapa praktisi taekwondo Indonesia juga ternyata merupakan member dari World Taekwondo Changmookwan ini.

Kabid Humas PBTI Kolonel Inf Ruminta, berharap keberadaan World Taekwondo Changmookwan makin membuka khasanah bagi praktisi taekwondo Indonesia untuk makin maju dan berkembang. Yakni dengan melakukan akselerasi pengembangan kapasitas skill dan kompetensinya sebagai praktisi taekwondo dengan menimba ilmu di perguruan tersebut.

Baca:  Asian Games 2018 Mendapat Perhatian dari IOC

Sebagai Informasi, World Taekwondo Changmookwan juga terbuka kesempatan kepada siapapun praktisi taekwondo diseluruh dunia untuk menjadi member. Dengan menjadi member mereka, tentu ada nilai positif yang bisa diambil. Selain kerjasama menyelenggarakan pertandingan, para praktisi taekwondo juga dapat memiliki akses yang lebih mudah untuk kegiatan training atau kepelatihan dan seminar-seminar taekwondo di Korea, yang berguna untuk meningkatkan kapasitas dan skill sebagai praktisi taekwondo.

Hadir dalam pembukaan Ketua KONI DIY, Prof. Dr. Joko Pekik Pramono, Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus Penasehat Kejuaraan, Bapak Dr. Teguh Raharjo,Wakil Ketua Umum PBTI, Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST beserta jajaran pengurus PBTI dan Ketua Pengprov TI DIY beserta pengurus lainnya.@wn/hud.