KPU Kabupaten Lamongan Sosialisasikan Pilkada kepada Penyandang Disabilitas

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan memberikan perhatian terhadap pemilih disabilitas. Tata cara dan tempat pemungutan suara (TPS) diatur ramah terhadap pemilih disabilitas.

“Secara teknis, kita sudah mengatur saat pemungutan suara bagi pemilih disabilitas,” tutur Komisioner KPUK Lamongan Divisi Sosdikli dan Parmas, Khoirul Anam, Minggu (29/11/2020).

Menurut Anam, pemilih disabilitas diberikan kemudahan misalnya, bagi tunanetra disediakan template alat bantu mencoblos. “Serta ada pendamping untuk pemilih disabilitas jika dibutuhkan,” terang Anam.

Anam mengatakan, pihaknya melakukan pertemuan dengan komunitas disabilitas di Lamongan, kemarin. Tujuannya untuk memberikan edukasi terkait paslon hingga tata cara pencoblosan nanti. “Ini upaya kami untuk memfasilitasi pemilih disabilitas,” katanya.

Baca:  Festival Kabupaten Lestari Siap digelar di Sintang, Kalbar

Selain itu, terang dia, pihaknya gencar keliling kampus dan pondok pesantren untuk mensosialisasikan Pilkada Lamongan kepada pemilih pemula. Sehingga, lanjut dia, pemilih pemula memahami secara detail.

“Dari PPS dan PPK juga gencar melakukan sosialisasi,” katanya.

Seperti yang diketahui, terdapat tiga pasangan calon (paslon) yang berkontestasi di Pilkada Lamongan. Diantaranya paslon jalur independen Suhandoyo-Astiti Suwarni (Astried).

Dua paslon diusung oleh partai politik (parpol). Yakni paslon Yuhronur Efendi-Abdul Rouf diusung oleh 31 kursi dari tujuh partai. Diantaranya Partai Demokrat, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura. Sedangkan, Kartika Hidayati-Saim diusung oleh delapan belas kursi dari PKB dan PDI Perjuangan.

Baca:  Ratusan Alumni Ponpes Miftahul Ulum Penyepen Demo Kantor Kejari Pamekasan

“Secara nasional target kehadiran pemilih 77,5 persen, kita realistis 61 persen. Kita berupaya merealisasikan itu,” pungkas Anam. (omdik/fer)