Kunker ke Polres Mojokerto, Kapolda Jatim Ingatkan Netralitas Anggota Polri Selama Pilkada Berlangsung

MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Setelah berkunjung dan silaturahmi ke Ponpes Salafiyyah AL Misbah, rombongan Kapolda Jawa Timur bergeser ke Mapolres Mojokerto. Kedatangannya disana, Kapolda Irjen Pol Nico Afinta memberi arahan terkait pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pemberian arahan itu dilaksanakan di Gedung Wira Satya Mapolres Mojokerto, yang diikuti oleh para Kapolsek jajaran Polres Mojokerto, Selasa (1/12/2020).

Kapolda Irjen Nico kembali mengingatkan kepada seluruh anggota Polri dalam Pilkada di Jatim harus netral, tidak memihak kepada salah satu pasangan calon, baik Wali Kota maupun Bupati.

Polri sendiri dalam hal ini sebagai fungsi pengamanan, sehingga Pilkada pada tahun 2020 ini bisa berjalan aman dan kondusif dari gangguan Kantibmas.

Baca:  Soal Pemakzulan Bupati Jember, Mendagri: Tunggu Putusan MA

“Seluruh anggota Polri saat pilkada nanti harus netral, tidak boleh memihak ke salah satu pasangan calon. Selain itu, anggota harus siap siaga dalam menghadapi situasi apapun yang terjadi di lapangan nanti, sehingga tidak ada gangguan kamtibmas yang terjadi,” ujar Nico dikutip Kanalindonesia.com dalam sambutannya di Mapolres Mojokerto, (1/12)

Selain pengamanan Pilkada Serentak, Kapolda Jatim Irjen Nico, juga menyampaikan terkait dengan penanganan Covid-19 di Jatim. Khususnya yang ada di Kabupaten/ Kota Mojokerto.

Polri harus sinergi dengan jajaran TNI dan juga Pemerintah (Satgas Covid-19), dengan melakukan berbagai upaya seperti operasi yustisi, serta tak pernah lelah memberikan pemahaman atau sosialisasi ke masyarakat tentang 3-M. Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak serta hindari kerumunan.

Baca:  Rumah Ibunda Mahfud Md Menkopolhukam RI Dijaga Ketat Oleh Banser

“Jajaran TNI/ Polri dan Pemerintah ini harus Sinergi untuk mengatasi Covid-19, berbagai upaya pun harus dilakukan sebagai upaya mengurangi kasus positif Covid-19 dengan melakukan sosialisasi dan operasi yustisi,” ujar Kapolda Jatim soal pengamanan Pilkada Serentak. Ady