Dugaan Pencatutan Nama Ulama Di Perizinan KCM, Polres Pamekasan Tetapkan Satu Tersangka

Dok Foto. Kanalindonesia.com. Pernyataan resmi Abdul Bari.SH, Kuasa dari Pelapor KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh. Ruham, dalam keterangan Persnya pada Selasa (01/12/ 2020).

PAMEKASAN,KANALINDOBESIA.COM-Terkait laporan dugaan pemalsuan dan pencatutan foto KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh. Ruham pada UKL – UPL pendirian Kota Cinema Mall, Polres Pamekasan kini telah menetapkan satu orang tersangka.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Abdul Bari.SH, Kuasa dari Pelapor KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh. Ruham, dalam keterangan Persnya pada selasa 01 Desember 2020.

“Pada tanggal 27 November 2020, tim penyidik Mapolres Pamekasan sudah menetapkan tersangka atas pemalsuan dokumen foto dan pencemaran nama baik, yakni foto dari pada KH Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh Ruham,” Kata Abdul Bari, Selasa (01/12/2020).

Adapun tersangka dalam kasus tersebut bernama HS (Inisial) berasal dari Cengkareng, Jakarta Barat yang merupakan bagian Pemprakarsa Kota Cinema Mall Kabupaten Pamekasan.

Baca:  Pengedar Dobel L Taman Mojoagung, Dibekuk Polisi

Abdul Bari.SH, Kuasa dari Pelapor KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh. Ruham menegaskan, dengan ditetapkannya satu orang tersangka itu pihaknya akan tetap terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Sampai saat ini masih satu orang tersangka, Tapi kami akan terus kawal persoalan ini sampai selesai,” Tegasnya.
Diberitakan sebelumnya di berbagai media massa, bahwa sejumlah Ulama di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, telah melaporkan pihak Kota Cinema Mall (KCM) dan Bupati Baddrut Tamam pada 25 Agustus 2020.

Laporan itu, yakni tentang pemalsuan data autentik dalam menerbitkan izin KCM yang tertuang dalam LP surat, nomor : LP-B/283/VII/RES.1.9/2020/ RESKRIM/SPKT Polres Pamekasan tertanggal 25 Agustus 2020 lalu.*(Nang/Red).

Baca:  Presiden Minta Semua Pihak Hormati MK: Jangan Rendahkan Sebuah Institusi