Jelang Pilkada Serentak, Mendagri Terbitkan Empat SK Mendagri

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian Terbitkan empat Surat Keputusan (SK) Mendagri. Keempat SK tersebut berkaitan dengan pembentukan tim percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tim pemantauan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 dan percepatan perekaman data kependudukan serta pelaksanaan pemulihan Kepala Desa.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan menjelaskan, bahwa Tim Asistensi Percepatan Penyerapan APBD bertugas melakukan pemantauan di daerah, untuk memastikan penyerapan APBD di provinsi dan kabupaten/kota dilakukan secara optimal untuk pembiayaan pelaksanaan program di era pandemi Covid-19 ini.

“Tim memberikan layanan konsultasi bagi pemerintah daerah (pemda) apabila terdapat ketidakjelasan informasi untuk merealisasikan anggaran di daerah,”kata Kapuspen Kemendagri di Jakarta.

Baca:  Kabar Duka, Panitera Pengganti PN Surabaya Meninggal Akibat Covid-19

Kapuspen Mendagri menjelaskan, bahwa Tim Pemantauan Pelaksanaan Pilkada secara serentak 2020. Untuk memperkuat sinergitas, efektivitas dan transparansi pelaksanaan Pilkada di 270 daerah bersama penyelenggara pilkada, sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan pemungutan suara hingga ke tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). .

“Tim akan bertugas untuk melakukan pemantauan dan asistensi di 32 provinsi dalam rangka pilkada yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 dan secara random akan kesiapan KPPS dalam proses pemungutan suara,”ujarnya.

Ia menambahkan, adapun tim Monitoring dan Evaluasi Percepatan Perekaman Data Kependudukan datang dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 guna mendorong partisipasi masyarakat dalam pilkada untuk melakukan percepatan perekaman data kependudukan. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi atas perekaman data kependudukan yang diprioritaskan pada 39 daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada

Baca:  Maju Pilbub Nganjuk, Sekda Jombang Segera Urus Pensiun Dini

“Target penyelesaian perekamannya di atas sepuluh ribu dan terakhir, Pemantauan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di 1.488 desa di seluruh Indonesia. Tim akan bertugas ke 22 kabupaten/ kota yang menyelenggarakan Pilkades 2020 untuk memantau kesiapan pelaksanaan Pilkades sesuai dengan protokol kesehatan,”pungkasnya.@wn