Satreskoba Polrestabes Surabaya Bekuk 49 Orang Kasus Penyalahgunaan Narkoba

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Selama bulan November 2020, Satreskoba Polrestabes Surabaya membekuk 49 orang dan ungkap 36 kasus peredaran narkoba di Kota Surabaya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 1,24 kilogram sabu, 20,9 gram ganja, 19,5 butir ekstasi, 6000 butir pil koplo dan 4 butir Aprazola.

Kanit Idik II, Iptu Danang Eko Arbianto mengatakan, tersangka yang diamankan terdiri dari 47 laki-laki dan 2 perempuan. Rata-rata mereka adalah pengedar sebagian kecil pengguna narkoba.

“Peran mereka berbeda-beda, ada pengedar, kurir, dan pengguna. Rata-rata mereka mendapatkan barang dari jaringan lapas,” ungkap Danang Eko Arbianto, saat digelarnyabungkap kasus di lapangan Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020).

Baca:  RSI Muhammadiyah Kendal Resmikan Ruang Isolasi Covid-19

Dari pengungkapan yang dilakukan ini, seorang oknum polisi dan oknum pegawai Jasa Marga turut diamankan.

“Kami, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tidak pandang bulu terhadap penyalahguna narkotika di Surabaya. Entah itu dari PNS atau bahkan Polri maupun masyarakat yang terlibat akan kami proses,” jelasnya.

“Tindakan tegas yang dilakukan sebagai bukti bahwa pihaknya tidak tebang pilih dalam mengungkap kasus narkoba. Ini sekaligus upaya dan komitmen melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahguna narkotika di Surabaya” kata Danang.

Pasal yang disangkakan pada para tersangka adalah Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 (2), Pasal 111 (1) ayat undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 62 UU RI No.5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, serta Pasal 196 dan 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Ady

Baca:  Harga Ayam Potong Gresik