Bupati Muna Pecat Dua Anggota BPD Lanobake

MUNA, KANALINDONESIA.COM: Plt. Bupati Muna, H. Malik Ditu memberhentikan Ketua dan Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lanobake, Kecamatan Batukara, Al Bardin dan Nur Slamet.

Keduanya resmi diberhentikan dari jabatannya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Muna nomor 371 tahun 2020 tertanggal 2 November 2020.

Menanggapi hal itu Al Bardin mengatakan, proses pemberhentian dirinya bersama sekretaris BPD Nur Slamet tidak prosedural atau cacat hukum sebab didalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Peremendagri) nomor 110 tahun 2016 tidak ada yang menyebutkan anggota BPD dilarang terlibat politik praktis melainkan dilarang berpartai politik.

Bardin menduga, pemberhentian dirinya sebagai Ketua BPD ada motif politik. Karena ia mendukung pasangan calon nomor urut 2 yaitu Laode M. Rajiun Tumada – H. La Pili di pemilihan Bupati Muna 9 Desember 2020.

Baca:  Pilgub Jawa Timur

“Sejak awal saya sudah nyatakan sikap mendukung pasangan nomor urut 2 Laode Rajiun Tumada dan H. La Pili,” ujar Bardin saat dihubungi awak media ini, Kamis (3/12/2020).

“Saya mendukung paslon nomor urut 2 itu mutlak hak politik saya, kami anggota BPD dipilih oleh masyarakat bukan ditunjuk langsung oleh pemerintah, tentu pemberhentian kami juga harus melalui prosedur”, ucap Bardin

Atas tindakan itu, ia akan menggugat surat keputusan tersebut di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Kendari.*(Sanjaya)