Satgas Pamtas RI-PNG Berhasil Mengamankan Pelintas Batas Ilegal

BOVEN DIGOEL, KANALINDONESIA.COM Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY berhasil mengamankan pelintas batas ilegal diwilayah Camp Modern. Demikian disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P di Asiki Disitrik Jair, Kab. Boven Digoel, Papua. Kamis (3/12/20).

Dansatgas mengatakan, Ini merupakan salah satu tugas pokok kita sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan yang berhasil mengamankan pelintas batas dari negara tetangga secara ilegal tanpa disertai Dokumen-dokumen resmi serta tidak adanya surat ijin dari dinas keimigrasian

Sebanyak 42 orang pelintas batas ilegal yang berasal dari negara tetangga yakni negara PNG yang mana mereka keluar masuk negara Indonesia tanpa disertai dengan surat ijin dari dinas keimigrasian.

Baca:  Ummat TV Bagikan Wakaf Al-Qur'an Untuk Pemula

Dalam hal ini selaku Satgas Pamtas RI-PNG Lettu Inf Mustoha selaku Danpos Camp Modern dari Satgas Yonif Mekanis 516/CY mendapatkan laporan tersebut dari salah satu warga maka Danpos beserta para anggotanya menusuri kebenaran tentang laporan tersebut.

Dengan bergerak secara cepat dan sigap Danpos beserta 12 orang anggotanya berhasil mendapatkan keberadaan para pelintas batas ilegal tersebut, ketika digali informasi ternyata mereka sudah dua hari berada di kampung Naga Distrik Jair kabupaten Boven Digoel dengan alasan bahwa kehadiran mereka untuk melaksanakan latihan tarian adat dalam rangka penyambutan salah satu Paslon Bupati.

Dengan penuh ketegasan Lettu Inf Mustoha memberikan penjelasan dan pengertian secara humanis kepada mereka yang memasuki Indonesia tanpa dokumen ataupun surat ijin resmi dari dinas keimigrasian Indonesia.

Baca:  Danlanal Tarempa Bersama Prajurit Dan Jalasenastri Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Pesisir

Langkah selanjutnya berkoordinasi dengan dinas imigrasi Indonesia agar supaya pelintas batas ini dikembalikan ke negara asalnya dan mengurus surat ijin resmi bila ingin memasuki wilayah negara Indonesia.@wn