KPK RI Periksa Sejumlah Pejabat Lamongan Terkait Dugaan Korupsi

(Kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan).

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah memeriksa beberapa pejabat Lamongan, Jawa Timur, terkait dugaan Korupsi dana APBD di beberapa instansi. Diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga dan RSUD Dr. Soegiri.

Seperti dalam surat laporan yang dikeluarkan KPK RI Nomor R-1528/22/08/2018 dimana laporan tersebut dalam kasus dugaan tindak pindang korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di RSUD Soegiri dan Dinas Kesehatan Lamongan pada 2015 – 2017.

(Surat Panggilan Yang Dikeluarkan KPK RI Pada 2 Maret 2018). Foto_Fer

Dalam perkara ini pihak KPK sudah memeriksa beberapa saksi dan pemenang tender maupun pejabat atau yang mewakili terkait pada beberapa waktu lalu.

(Salah Satu Surat Tembusan KPK Untuk Terperiksa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa RSUD Dr. Soegiri). Foto_Fer

Sementara pada surat tembusan KPK RI Nomor R/1031/PM 01.00/40-43/3/2018 yang ditujukan yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Lamongan terkait Fee lelang proyek.

Baca:  Bupati Ipong Launching Tatanan Kehidupan Baru untuk Tempat Ibadah dan Kawasan Wisata Religi di Ponorogo

Pihak Dinas PU Bina Marga dan Dinas Pertanian juga sudah diperiksa atau sebagai terperiksa seperti tertera pada surat yang dikeluarkan KPK RI bertandatangan Atas Nama Pimpinan PLT Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Hary Budiarto pada 2 Maret 2018.

(Surat Laporan LSM LPPK Telah Diterima dan Di balas KPK RI). Foto_Fer

Perkara tersebut melakukan penelaahan, pengayaan informasi dan analisis dalam rangka klarifikasi pengaduan yang dilaporkan langsung oleh Ketua LSM Lembaga Persatuan Pemburu Korupsi (LPPK) Ir. Muhammad Afif pada 12 Februari 2018 dengan sejumlah bukti-bukti dokumen.

Semua terperiksa pejabat atau yang mewakili maupun pemenang tender sudah di panggil ke kantor KPK jalan Kuningan Persada Kav. 4, SetiaBudi, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Ada kemungkinan pihak KPK hingga saat ini masih terus melakukan secara maraton dalam penuntasan korupsi di lingkup pejabat pemerintahan Kabupaten Lamongan.

Baca:  Menteri Agama Bayar Zakat Secara Online ke Baznas

Jurnalis : Omdik/Fer
Kabiro : Ferry Mosses