Terekam CCTV, TSK Pencuri Kotak Amal Masjid Nurul Falah Pamekasan Ditangkap Polisi

Dok foto lanalindonesia.com. Ket. Foto: Olah TKP Petugas Keamanan Polres Pamekasan saat menunjukkan Barang Bukti Kotak Amal Masjid Niurul Falah yang sengaja dibuang dalam keadaan kosong oleh pelaku pencurian di lokasi sebidang tanah kosong dengan jarak 20 meter sebelah timur Masjid setempat. Kamis, (10/12/2020).

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM
Aksi pencurian uang kontak amal masjid, kembali terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kali ini, aksi pencurian uang kotak amal terjadi di Masjid Nurul Falah Jalan Pintu gerbang Gg.V Kelurahan Bugih Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.

Kejadian aksi pencurian uang kotak amal yang diketahui oleh Takmir Masjid Nurul Falah itu terjadi pada pada Rabu 09 Desember 2020 sekira pukul 03.30 Wib. Pasalnya, di waktu itu para jemaah mau melaksanakn solat subuh dan melihat kotak amal itu sudah tidak ada ditempat.

Kendati demikian, ketika dilihat dari hasil Rekaman Video CCTV, diketahui bahwa kotak amal tersebut diambil oleh orang yang belum diketahui identitasnya pada jam 01.30 wib.

Peristiwa itu dibenarkan dan dijelaskan oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP. Dyah Nining PS. Bahwasanya, pihaknua telah menerima laporan kejadian peristiwa itu berdasarkan laporan dari Takmir Masjid dan Masyarakat sekitar Masjid Nurul Falah.

Baca:  1812 SK CPNS Formasi 2019 Diserahkan Wagub Jatim Ada yang dari Kelompok Disabilitas

“Peristiwa itu benar dan itu berdasarkan laporan masyarakat setempat tentang adanya kejadian peristiwa tersebut,” kata Kasubag Polres Pamekasan , AKP. Dyah Nining PS, kepada awak media melaui Gruop Kontak WhatAps Mitra Polres, Kamis (10/12/2020).

Selanjutnya, Kasubag Humas Polres AKP. Dyah Nining PS, menjelaskan, bahwa dikejadian itu Takmir Masjid setempat yang masih penasaran atas hilangnya kotak amal itu selanjutnya melakukan peencarian disekitar lokasi masjid.

Dari hasil keterangan Takmir Masjid setempat kepada pihaknya menjelaskan, bahwa pada saat para Takmir Masjid melakukan pencarian kotak amal itu berhasil menemukannya disebelah timur Masjid yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi Masjid dengan keadaan kotak amal itu kosong.

“jadi dalam hal ini, untuk menghilangkan jejaknya itu, diduga pelaku memang sengaja membuang kotak amal tersebut dalam keadaan kosong yang di buang di sebidang tanah kosong sebelah timur masjid,” Jelas AKP. Dyah Nining PS, Kasubag Humas Polres Pamekasan.

Baca:  Tak Segera Diperbaiki Pemerintah, Pemuda Guluk-Guluk Tambal Jalan Rusak

Sementara itu, dijelaskan pula bahwa berdasarkan hasil keterangan para Takmir Masjid setempat bahwa isi kotak amal itu diperkirakan sekira Rp.300.000.,-(tiga ratus ribu rupiah).

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Polres Pamekasan denfan cara melakukan olah TKP dan membedah hasil record CCTV serta berdasarkan semua keterangan para saksi, berhasil mengungkap pelaku pencurian kotak amal masjid tersebut.

Diketahui, pelaku pencurian Kotak Amal di Masjid Nurul Falah Jalan Pintu gerbang Gg.V Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, itu berjumlah 2 orang tersangka.

Keduanya teridentifikasi atas nama Syamsul Qomar (22thn) Warga Dusun Lombang, Desa Buddagan Kecamatan Pademawu, dan Rizal Afandi (18thn ) Warga Dusun Srabunan, Desa Teja Timur Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.

Baca:  DPRD Berharap UNBK di Trenggalek Berjalan Lancar

“Pelaku atas nama Rizal kami tangkap tadi malam sekira Jam 21.00 Wib di rumah temannya di daerah jalmak, sementara pelaku atas nama Syamsul Qomar, kami ditangkap pada jam 22.00 Wib, di rumahnya di Desa Buddagan,” Tutup AKP. Dyah Nining PS, Kasubag Humas Polres Pamekasan.

Kedua orang tersangka pelaku pencurian Kotak Amal Masjid Nurul Falah Jalan Pintu gerbang Gg.V Kelurahan Bugih Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, berikut barang buktinya berupa tang warna merah, dan Kotak amal itu, saat ini di amankan di Mapolres Pamekasan.

Sementara akibat perbuatannya tersebut, kedua pelaku pencurian kotak amal masjid itu dijerat dengan pasal 362 jo pasal 55 KUHP. Dengan ancaman kurungan, 5 tahun penjara.*(Nang/ Red).