Lahirnya Anak Burung Kakatua Jambul Kuning Gegerkan Wisata Pantai Cahaya Kendal

1 ekor anak burung kakatua jambul kuning lahir di Pantai Cahaya, kamis (17/12) di desa Sekucing kecamatan Rowosari.

KENDAL – Pandemi covid-19 yang menyebabkan aktivitas normal masyarakat menjadi terganggu, termasuk aktifitas masyarakat yang ingin beriwisata.

Sementara PT WSI selaku pengelola objek wisata Pantai Cahaya mempunyai kabar gembira khususnya kabar mengenai konservasi dan kelestarian satwa.

Manager Operasional PT WSI, M Iqbal mengatakan, pada tanggal 5 Desember 2020 telah lahir 1 ekor anak burung kakatua jambul kuning di PT WSI.

“Alhamdulilah lahir 1 ekor anak burung kakatua jambul kuning. Kakatua merupakan salah satu satwa yang menjadi prioritas pengembangan di PT WSI,” kata Iqbal dalam konferensi pers, kamis (17/12/2020).

Iqbal menjelaskan, Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) ini termasuk salah satu satwa yang dilindungi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.92/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018.

Baca:  Ditresnarkoba Polda Jateng Sita 9,1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Extasi

Disebutkan bahwa pengembangan konservasi ini menjadi mandat undang-undang dalam upaya pelestarian satwa.

“Kelahiran ini tidak serta merta, namun kami memiliki program khusus untuk breeding atau pengembangbiakan satwa,” ungkapnya.

Atas kelahiran Kakatua Jambul Kuning, pihaknya berencana akan melaporkannya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah agar tercatat resmi dan menjadi perhatian serta berita bahagia untuk masyarakat umum.

Sementara, Humas PT WSI dr. Vian mengatakan, beberapa program breeding yang dilakukan PT WSI sudah menunjukkan hasil seperti, lumba-lumba, linsang, landak jawa, cocktiel, ringneck dan kakatua mini.

“Alhamdulillah pada bulan Juni 2020 kami telah selesai membangun laboratorium hewan dengan berbagai fasilitas lengkap di dalamnya,” jelasnya.

Baca:  AMPG Jatim Bentuk Satgas Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 bagi Paslon Golkar Sesuai Perintahi Airlangga Hartarto

Bentuk mewujudkan visi perusahaan PT WSI yakni menjadi lembaga konservasi berbasis penelitian dan pengembangan bertaraf internasional.

“Program tersebut merupakan bentuk kesungguhan dan keseriusan kami untuk tetap berpegang teguh terhadap amanat UU terutama mengenai konservasi,”tandasnya.

Pihak manajemen PT WSI terus memberikan himbauan kepada masyarakat yang berkunjung ke Pantai Cahaya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi dan mentaati yang sudah dianjurkan Pemerintah.

“Marilah kita tingkatkan pola hidup sehat dan mari bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19. Ayo Wisata ke Pantai Cahaya,”tutur dr. Vian.(eko)