Warga Oberren Pamekasan Ditemukan Tewas Tergeletak di Teras Depan Rumahnya

Foto Dok: Polsek Pademawu Pamekasan, Ket, foto: Petugas Polsek Pademawu Pamekasan pada saat melakukan Olah TKP & Identivikasi Korban Tewas Kesetrum Aliran Listrik, Dusun Oberren, Desa Sumedangan, Kecamatan Padenawu, Kabupaten Pamekasan, Minggu malam, (20/12/2020).
Foto Dok: Polsek Pademawu Pamekasan, Ket, foto: Petugas Polsek Pademawu Pamekasan pada saat melakukan Olah TKP & Identivikasi Korban Tewas Kesetrum Aliran Listrik, Dusun Oberren, Desa Sumedangan, Kecamatan Padenawu, Kabupaten Pamekasan, Minggu malam, (20/12/2020).

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM: Seorang Warga Dusun Oberren, Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu malam 20 Desember 2020, ditemukan telah tergeletak tewas lantaran kesetrum arus listrik.

Peristiwa tewasnya,Takim (43) korban kesengat arus listrik tersebut terjadi sekira jam 18.30 Wib.

Korban ditemukan telah tewas tergeletak di teras depan rumahnya, oleh Alfin (19) putra korban yang kemudian memanggil Agus (32) salah seorang tetangga dekatnya.

 

Pasalnya, korban sebelum diketahui telah meninggal dunia tersebut sedang memasang kabel aliran listrik lampu penerangan untuk dijadikan sebagai penerang bangunan pagar depan rumahnya yang tengah baru dimulai dikerjakan oleh tukang bangunan pagarnya.

“Saya tahu informasi adanya peristiwa meninggalnya korban itu dari putranya yang memanggil saya pada saat saya pulang dari membeli rokok di salah satu toko yang tak jauh dari lokasi kejadian itu,” kata Agus, tetangga dekatnya, Minggu malam, (20/12/2020).

Baca:  Jelang Penerapan New Normal dan Pilkada Serentak 2020, Polres Ponorogo Gelar Apel Bhabinkamtibmas

Agus menjelaskan, setelah mengetahui info kejadian itu dari putranya korban, kemudian ia memberitahukannya kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya, melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian Mapolsek Pademawu.

Informasi adanya laporan tentang telah terjadi peristiwa seorang warga tewas kesetrum aliran listrik itu, dibenarkan oleh pihak Polisi Sektor (Polsek) Pademawu. Pihaknya, langsung terjun ke TKP untuk melakukan oleh TKP dan Identivikasi korban.

Kapolsek pademawu, AKP Suryono, melalui Wakapolsek Pademawu, IPDA Nanang HP,SH, menyatakan, mengetahui informasi laporan warga atas terjadinya peristiwa tersebut dirinya bersama anngota timnya langsung melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban serta memimtai beberapa keterangan saksi.

“Menyikapi laporan warga tentang adanya peristiwa itu, kami bersama tim langsung ke TKP dan langsung melakukan olah TKP serta melakukan identifikasi korban dan memimtai beberapa keterangan saksi,” Jelas Kapolsek pademawu, AKP Suryono, melalui Wakapolsek Pademawu, IPDA Nanang.

Baca:  Kementan Terus Kawal Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Usai petugas melakukan Olah TKP dan Identivikasi korban, pihak keluarga korban langsung menyucikan jenazah korban untuk segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di sekitar lokasi rumah korban.

Hal ini dilakukan, pasalnya karena pihak keluarga korban sudah sepakat utuk tidak dilakukan otopsi oleh pihak keamanan setempat lantaran menganggap peristiwa itu adalah murni sebuah musibah dari Tuhan yang dialami oleh korban itu sendiri pada saat membuat sambungan aliran listrik untuk penerangan pagar rumahnya yang baru di bangun.*(Nang/Ifa/Red).