Kejari Jombang Tahan Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah KONI 2017 – 2019

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM:  Babak baru kasus tindak pidana korupsi dana hibah di Kabupaten Jombang. Kejaksaan Negeri Jombang telah menahan mantan Ketua KONI, TK sebagai tersangka korupsi dana hibah tahun 2017-2019 yang mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan juta.

Kepala Kejari Jombang, Yulius Sigit Kristanto menjelaskan, penahanan tersangka TK setelah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup panjang.

Yulius menuturkan, sesuai hasil audit jumlah kerugian negara mencapai Rp 275 juta. Jumlah itu merupakan hasil penelusuran barang bukti dari bagian sekretariat KONI.

Untuk tersangka akan ditahan selama 20 hari kedepan untuk mempercepat proses pelimpahan sidang di Pengadilan Negeri Jombang.

Kita sudah melakukan langkah berikutnya yakni penahanan tersangka TK selama 20 hari kedepan,” ujarnya.

Baca:  Dibangun Satu Bulan, Jembatan Penghubung Desa Mandek

Sementara itu usai menjalani pemeriksaan TK diantar menuju mobil berplat nomor pribadi berwarna hitam. Nampak sejumlah petugas lapas membimbing tersangka memasuki kendaraan itu menuju Lapas yang tak jauh dari Kantor Kejari.

Pria berkaca mata ini pun enggan saat dimintai wawancara oleh sejumlah awak media. Dia lebih memilih diam dan langsung masuk dalam kendaraan.

Mohon maaf,” cetusnya, singkat.

Diberitakan, Tito Kadarisman menjabat Ketua KONI Kabupaten Jombang periode 2017-2020. Dalam kurun waktu 2017-2019, KONI menerima dana hibah dari Pemkab Jombang senilai Rp 7,5 miliar. Yakni masing-masing Rp 2 miliar tahun 2017 dan 2018, serta Rp 3,5 miliar tahun 2019.

Akibat perbuatannya, TK disangka dengan pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 ayat (1) subsider pasal 3 juncto pasal 18 ayat (1) UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(bi)

Baca:  Fraksi PKS Hentikan Perang, Ciptakan Perdamaian!