Keluarkan Kata Tak Sopan ke Wabup Terpilih, Ahmad Masruri Malah Dijamu Makan Siang

Ahmad Masruri didampingi Gatot Gasak saat klarifikasi kepada Wabup terpilih Lisdyarita di rumah makan Ecco Kitchen

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Ahmad Masruri warga Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo ini dijamu makan siang meski telah mengeluarkan kata kata tak sopan terhadap wakil bupati terpilih Lisdyarita melalui media sosial.

Permasalahan berawal dari unggahan yang dilakukan Ahmad Masruri di aplikasi WhatsApp grup Ponorogo Community Asli.

Ahmad Masruri mengomentari share jpg berisi iklan Lisdyarita yang memuat ucapan selamat HUT PDIP ke-48.

Dalam komennya, Ahmad Masruri menulis kata-kata kotor yang menjurus umpatan (misuhi/ jawa red).

“Wah…joh…bu wabub langsung jadi wakil ketua…Ketoke Sanu pak giri terus dadi ketua kingko,” tulis Ahmad Masruri di group WhatsApp Ponorogo Comunity Asli.

Tulisan tersebut membuat anggota grup ramai dan menjadi pemberitaan yang panas.

Baca:  Ridwan Kamil berikan Kuliah Umum di Pesantren Tebuireng Jombang, Sebelum Hibahkan Aplikasi Smart City di 7 Kabupaten Kota

Atas kejadian itu, Ahmad Masruri dengan inisitif sendiri menemui Wabup Ponorogo terpilih Lisdyarita untuk mengklarifikasi.

Di hadapan Lisdyarita, Ia mengaku hanya ingin menghangatkan suasana.

“Tidak ada maksud, cuma kalau di PCA biasanya kalau tidak ada menghangatkan suasana sepi grupnya,” ungkapnya.

Ia berkilah apa yang ditulisnya itu salah ketik,”saya salah nulis, waktu nulis juga tidak sadar, setelah itu langsung tidur, bangun tidur wa group sudah ramai,” ungkapnya.

Segera setelah itu ia menghubungi Gatot Saiman untuk memfasilitasi.

“Saya inisiatif sendiri bertemu Bu Rita untuk klarifikasi,” ujarnya.

Atas kecerobohannya tersebut, Ahmad Masruri mengaku hal ini bisa menjadi pembelajaran baginya.

“Buat pembelajaran bagi saya untuk lebih hati-hari di medsos,” ungkapnya.

Baca:  Tiga Penjarah Barang-Barang Bencana Alam Pacitan Diamankan Polisi

Meski ‘dipisuhi’ warga di medsos, namun dengan tenang Lisdyarita Wabup terpilih sudah mema’afkan perbuatan Ahmad Masruri.

Bahkan, setelah mendengar klarifikasi, Lisdyarita malah menjamu makan siang warga Setono tersebut.

Menu ayam goreng dan iga bakar khas rumah makan Ecco Kitchen juga sempat dinikmati Ahmad Masruri bersama Bunda Lisdyarita.

Lisdyarita dengan sabar meminta semua untuk hati-hati bermedia sosial.

“Kalau menurut saya ini suatu pembelajaran. Terkadang medsos itu karena tidak bertatap muka langsung, ketika dalam kata-kata salah ngetik jadi permasalahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Lisdyarita menambahkan,” sebelum share harus hati-hati di situ, karena medos setajam silet, sangat rentan sekali,” tegasnya.

Dia pun memahami reaksi sejumlah pihak atas komen tersebut. “Apalagi kata-kata terkesan misuh. Nyuwun pangapunten, karena posisi saya kebetulan jadi wakil terpilih akhirnya membuat makin ramai,” sebutnya.

Baca:  Baru Diperbaiki, Jalan Raya Ploso - Gedeg Rusak Lagi, Pengawas Jalan Provinsi Salahkan Konsultan Pengawas Pekerjaan

Apalagi, dalam yang dikomentari itu ada nama PDIP. “Ada nama PDIP ya saya juga harus koordinasi dengan partai. Sehingga sekali lagi ini semoga ini menjadi pembelajatan masyarakat, kalau kita lagi bermain medsos hati-hati lah,” pungkasnya. (KI-01)