Luapan Air Sungai Kembali Rendam Belasan Wilayah Di Kabupaten Pamekasan

Ket foto: kondosi salah satu lokasi terdampak banjir luapan air sungai akibat intensitas hujuan tinggi dan kondisi air laut tengah pasang di Kabupaten Pamekasan, senin, (11/01/2021).

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Bencana banjir karena luapan air sungai akibat tingginya intensitas hujan, kembali terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Sedikitnya sebanyak 12 wilayah padat permukiman penduduk, di Kabupaten setempat terendam banjir.

Puluhan wilayah yang terendam banjir tersebut meliputi Kelurahan Juncangcang, Kelurahan Patemon, Desa Jalmak, Desa Laden, Kelurahan Barurambat Kota, Kelurahan Barurambat Timur, Desa Lemper, Kelurahan Kangenan, Kelurahan Parteker, Desa Kodik, Desa Proppo, Desa Palengaan Daya dan Desa Rombuh.

Terjadinya banjir luapaan air sungai, paslnya tak hanya terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur wilayah bagian utara pamekasan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi air laut pada saat itu dalam keadaan lasang. Sehingga air sungai, kembali meluap membanjiri wilayah padat permukiman penduduk setempat.

Baca:  Empat Partai Tepis Kabar Menghilangnya Wabup Trenggalek Karena Tekanan Politik

“Banjir terjadi karena hujan intensitas tinggi di daerah hulu menyebabkan debit air tidak bisa tertampung ke sungai. Selain itu di tambah karena posisi air laut pasang,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus, Senin malam (11/1/2021).

Banjir yang merendam puluhan wilayah tersebut hanya satu Dam yang mengalami kenaikan, yaitu Dam Desa Samiran. Alhamdulillah sekira pikul 16.30 WIB  kemarin, Desa Palengaan Daya dan Desa Rombuh berangsur surut. Waspada karena aliran air 4 jam setelahnya akan menuju kota.

“Sekira pukul 19.00 WIB, air sudah mulai meluap di Desa Kodik, Jalan Gazali, Jalan Hasan Sin Haji dan terus Jagalan, Parteker, Bartim, Kangenan sisi utara,” paparnya.
Lebih jauh, ia menuturkan, banjir di wilayah bagian kota mulai surut sekira pukul 3.00 WIB seiring dengan kondisi air laut di bagian selatan kabupaten Pamekasan surut.

Baca:  Siap Maju Pilgub 2018, Kofifah Bentuk Tim 9 Di Tebuireng Jombang

“Jam 08.30 WIB air sudah surut 95%. Sementara masih pendataan, dan dipastikan tidak ada korban jiwa,” tutupnya.*(Nang/Red).