Korban Sriwijaya SJ182 Asal Madiun, Tetangga: Keluar dari Group WA Seolah Firasat Pamitan

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Sehari sebelum peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ182 route Jakarta-Pontianak di Kepulauan Seribu, ada salah satu penumpang yang tercatat dalam manifes yang keluar dari group WhatApp di lingkungan tempat tinggal sebelumnya yaitu di Perum Orchid Residence atau RT 30 Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Keluarnya Rahmania Ekananda yang merupakan istri dari Kolonel Tek Akhmad Khaidir yang menjabat Kadis Log Lanud Supadio ini seolah firasat pamitan kepada para tetangga di Madiun. “Keluar dari grup WA itu, seperti firasat pamitan saja,” ujar Ny Nanik Suhono salah satu tetangga korban.

Hal itu baru disadarinya setelah mendapat data manifes pesawat ada nama Rahmania Ekananda, dengan kedua anaknya. Diperkuat informasi dari penjaga rumah, Rahmania Ekananda dan kedua anaknya masuk dalam daftar penumpang pesawat naas itu.

Baca:  Presiden Jokowi Instruksikan Percepatan Pencarian Korban Sriwijaya SJ182

“Pasangan Kolonel (Tek) Akhmad Khaidir-Ramania Ekananda tinggal disini sejak 2014-2018, mereka pindah pada pertengahan 2018. Kepindahan ke Jakarta, jelang kelahiran anak kedua. Selama itu, Dik Nia masih tergabung dalam grup warga Jalan Dendrobium,” jelas tetangga Ny Nanik Suhono.

Ia mengatakan sejak kepindahan itu, kebutuhan pembayaran listrik, air hingga iuran dititipkan pada penjaga. Selanjutnya, Dik Nia menyampaikan nitip uang untuk berbagai keperluan, terakhir menjengguk rumah itu, medio Februari 2029 lalu.

Sejumlah pihak, baik dari Sriwijaya Air dan lainnya menghubungi dirinya, diperkuat berita di televisi dan media lainnya. Warga pun sepakat, sejak hari itu diadakan tahlil bagi Nia dan kedua anaknya, rencana tahlil hingga 7 hari.

Baca:  Terkait Gugatan Tol, KH Bupati Madiun Nilai Gugatan Penggugat Obscour Libel

“Saya kebetulan sama Dik Nia, diminta tolong mengubah Kartu Keluarga (KK), sebab anak kedua belum masuk KK. Makanya, berbagai copi surat seperti KK, KTP, surat nikah dan lainnya. Pihak sudah datang dari Jasa Raharja, melakukan pengecekan data kependudukan,” jelas Ny Nanik.

Dalam peristiwa itu, istri (Kadis Log Lanud Supadio, Kolonel Tek Akhmad Khaidir) 2 anak dan satu anak Asisten Rumah Tangga (ART) lagi ikut terbang dalam pesawat itu. Rahmania Ekananda (49) duduk di seat 16A, Fazila Amara (5,5) seat 16D dan Fatima Ashalina (2,5) seat 16C. Sedangkan, anak ART yaitu Dinda Amelia seat 16E.