Belasan ASN Terpapar Covid-19, PN Surabaya Lockdown Terhitung Hari Ini

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Usai belasan pegawai dinyatakan terpapar positif Covid-19, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melakukan lockdown yang terhitung hari ini, Senin (18/1/2021) sampai tanggal 22 Januari 2021 kedepan.

Lockdown yang terbilang dadakan ini membuat pengunjung PN Surabaya kebingungan, lantaran mereka tidak bisa masuk kedalam untuk mengikuti persidangan yang di jadwalkan hari ini. Tak banyak mereka memilih pulang, karena sidang banyak yang ditunda digelar.

Selain itu, terlihat di depan gerbang juga terpasang SK dari Ketua PN Surabaya, Dr. Joni. Diumumkan selama sepekan pihaknya akan menghentikan aktivitas PN Surabaya.

Tak hanya itu saja, petugas sekuriti PN Surabaya juga tak henti-hentinya memberi imbauan adanya lockdown yang dilakukan PN Surabaya.

Martin Ginting selaku Humas PN Surabaya membenarkan soal menghentikan aktivitas sidang. Kecuali perkara/kasus yang masa penahanannya akan habis tetap dilakukan sidang dan beberapa pelayanan yang masih bisa dilayani oleh pegawai pengadilan.

“Pelayanan dari hukum ini memang tidak bisa kaku, artinya terhadap perkara yang penahanannya tidak bisa diperpanjang tetap sidang secara terbatas, apabila kita lockdown seluruhnya tahanan bisa keluar dari hukum sehingga tetap jalan secara terbatas. Sejak lockdown pertama rutin penyemprotan disinfektan di semua titik pengadilan,” kata Martin Ginting saat dikonfirmasi Kanalindonesia.com, Senin (18/1/2021).

Selanjutnya 15 pegawai yang terpapar, kata Ginting telah dilakukan penindakan. Dengan dirujuk sesuai prosedur Covid-19.

“Adanya lockdown ini dasar paling utama untuk menyelamatkan jiwa seseorang. Jadi, setiap ruang memang kita siapkan protokol kesehatan, memang sedikit yang terpapar harus dengan disiplin tinggi,” ungkapnya. Ady