Covid di Jombang Tinggi. Makam Gus Dur Masih Tutup, Meski Peziarah Datang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Covid 19 di Jombang masih tinggi, Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tetap tutup area makam Gus Dur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Meski peziarah masih berdatangan.

Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, K.H Abdul Hakim Mahfudz mengatakan area makam Gus Dur akan tetap ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Masih darurat Covid-19, Pesantren Tebuireng Jombang tak ingin mengambil resiko dengan membuka wisata religi makam Gus Dur. Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tetap menutup wisata religi makam Gus Dur sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ucapnya, Selasa (19/1/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Kikin ini kemudian menjelaskan, makam Gus Dur ini letaknya dekat dengan beberapa asrama. Terlebih, peziarah yang datang berasal dari daerah jauh.

Baca:  Akhirnya Damai, Saddil Ramdani Mengaku Khilaf

“Dari kami tidak mau mengambil resiko yang bisa menyebabkan terjadinya penyebaran Covid-19. Bagi kami keselamatan santri lebih utama. Dalam hal ini, kita dititipi wali santri, maka kami yang bertanggung jawab atas semua santri,” ungkap Gus Kikin

Para peziarah, setiap hari masih banyak berdatangan. Mereka memanjatkan doa di luar pagar pesantren meskipun sudah ada larangan dengan surat edaran dan himbauan.

Baginya, jika masih ada peziarah yang datang, merupakan hak dari peziarah. Namun, untuk makam tetap akan ditutup meski peziarah melantunkan doa diluar area makam.

“Itu terserah peziarah, karena kalau tahlil diluar makam bukan bagian tanggung jawab kami” tukasnya.

Penutupan sementara wisata religi makam Gus Dur masih berlanjut. Sebelumnya pihak pondok telah menetapkan melalui Surat Edaran (SE) Pengasuh Ponpes Tebuireng nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 tanggal 14 Maret 2020. (GIT)

Baca:  Kapolres Ponorogo Berikan Reward kepada 18 Anggota Berprestasi