Sepekan PPKM Diterapkan, Masyarakat Masih Banyak Abaikan Prokes

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Dalam sepekan Operasi Yustisi dilakukan oleh Polres/ta jajaran Polda Jatim selama pelaksanaan kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak tanggal 11 sampai dengan 19 Januari 2021, hampir mencapai ribuan orang yang terjaring dan ditindak lantaran melanggar protokol kesehatan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, jumlah pelanggar prokes yang dilakukan penindakan total keseluruhan sebanyak 1.216.236 orang. Penindakan yang diberikan petugas diantaranya berupa teguran lisan, tertulis, maupun denda administrasi.

“Dari 838.253 kegiatan razia atau pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh Polres/ta jajaran Polda Jatim, masih banyak masyarakat yang kami lakukan penindakan karena melanggar prokes. Totalnya mencapai 1.216.236 orang,” terang Kombes Pol Gatot dikutip Kanalindonesia.com di Mapolda Jatim, Kamis (21/1/2021).

Ada beberapa tempat vital yang dijadikan sasaran razia, yakni tempat perbelanjaan, tempat ibadah, tempat wisata, tempat hiburan, rumah makan serta tempat-tempat sarana transportasi publik seperti terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Adapun total 1.216.236 pelanggar tersebut terdiri dari sebanyak 772.844 orang yang mendapatkan sanksi teguran lisan, teguran secara tertulis ada 185.642 orang dan sebanyak 4.675 orang lainnya dikenakan denda administrasi.

Sedangkan nilai denda mencapai Rp299.683.000,- (dua ratus sembilan puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh tiga ribu rupiah). Selain itu juga ada KTP dan paspor yang disita sebanyak 36.140.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengingat kepada masyarakat agar jangan kendor dalam melakukan penerapan protokol kesehatan.

“Diharapkan kepada masyarakat Jawa Timur, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5M mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Serta jangan lupa Jaga diri, jaga keluarga, jaga negara.” pesannya. Ady