Polres Gresik Bekuk Residivis Asal Jemunado, Sidoarjo, dan Kawanan Maling Motor Asal Surabaya

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Kawanan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah kota pudak, di bekuk oleh Satreskrim Polres Gresik.

Berawal dari laporan Curanmor di Sidayu, lantas polisi melakukan lidik dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

Pelaku pertama yang di ketahui identitasnya adalah Kepet (nama julukan) warga Perum UKA Desa Sememi Kecamatan Benowo, Surabaya, dari penangkapan Kepet, Satreskrim Polres Gresik berhasil menggelandang dua orang temannya dengan alamat yang sama. Satu buron dengan inisial Yan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari pengakuan tersangka ia telah beraksi di sejumlah wilayah di Gresik antara lain, Sidayu, Menganti, Cerme, Dukun, Driyorejo dan Bungah.

Dari komplotan pelaku Surabaya polisi berhasil mengamankan 6 unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut, dua unit Honda Vario yang digunakan sebagai sarana, satu unit Yamaha N-max, satu unit Yamaha Vixion, satu unit honda Beat, satu unit honda Scoopy, sebuah topi yang di kenakan pelaku, dan dua buah kaos.

Baca:  Wakil Bupati Pamekasan Sidak Hari Pertama Pelaksanaan UNBK

Di tempat terpisah, polisi juga berhasil membekuk residivis kambuhan, Keple asal Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Keple di jebloskan di Sattahti Polres Gresik lantaran mencuri sepeda motor Kawasaki ninja yang di parkir di kos-kosan daerah Bambe.

Untuk melakukan aksinya, Keple tidak sendiri, melainkan bersama seorang rekannya ( D ) sekarang buron.

Dari aksi yang dilakukan Keple, polisi mengamankan sebuah Kawasaki ninja 2 tak dengan nomor polisi W 3683 UR dan sebuah switer warna hitam. Untuk di jadikan sebagai barang bukti.

Kepada wartawan, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, Polres Gresik berhasil mengungkap terjadinya tindak pidana Curanmor yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaku tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat bisa kita amankan,”ujarnya, di hadapan awak media saat konferensi pers berlangsung.

Baca:  Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Moral Pada Peserta Bukber, Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Hoax

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke empat pelaku tersebut di jebloskan dalam jeruji besi tahanan polres Gresik.

Serta di jerat dengan pasal 363 KUHAP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(Irwan_kanalindonesia.com)