Wagub Jatim Jumatan Sambil Sosialisasi PPKM Di Masjid Agung Kota Malang

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak terus bekerja keras untuk menjelaskan kepada masyarakat apa pentingnya Pelaksanaan PPKM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

yang diperpanjang hingga 8 Pebruari 2021.

Salah satunya dengan memanfaatkan moment sholat Jum’at bersama masyarakat sekaligus sosialisasi pelaksanaan PPKM di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Jum’at (22/1/2021)

Didampingi Walikota Malang Sutiaji, dan Forkopimda Kota Malang, pria yang juga Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini melaksanakan shalat Jumat dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, seperti pengaturan shaf shalat dan penggunaan masker.

“Saya ikut shalat jumat bersama pak walikota serta foorkopimda, sekaligus dalam rangka ingin mensosialisasikan situasi terkait covid-19” kata Emil mengawali Sosialisasi terkait PPKM usai pelaksanaan Sholat Jum’at.

Baca:  Nilai Ekspor Lamongan Naik Sebesar 13 Miliar

Orang nomor dua di Jawa Timur tersebut mengungkapkan jika pelaksanaan PPKM di Kota Malang terbilang cukup baik.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada pak Walikota dan segenap jajaran, sepanjang jalannya PPKM ini sebenarnya sejak tanggal 11 Januari apa yang dicapai oleh kota malang ini sudah relatif baik” ungkap Emil.

Emil mengingatkan masyarakat betapa PPKM sagat penting untuk dilakukan dan dijalankan dengan disiplin tinggi di Provinsi Jawa Timur.
“Ada 2 daerah yang ditunjuk langsung oleh mendagri yaitu Surabaya Raya artinya Surabaya Sidoarjo dan Gresik dan Malang Raya, tetapi Ibu Gubernur menambahkan daerah daerah yang masuk zona merah atau yang indikatornya ini kurang baik, ada empat indikator dan empat empatnya tidak memenuhi syarat maka total ditambahkan menjadi 15 daerah yang melaksanakan PPKM” jelasnya.

Baca:  Jatim Perlu Tiru Kota Tegal Yang Sukses Putus Sebaran Covid-19

Emil mengajak masyarakat tidak usah trauma dengan dengan adanya kebijakan PPKM dari pemerintah.
“Saya ingin mengajak kita semua agar tidak terlalu trauma dengan istilah PSBB ataupun PPKM. Silahkan tetap beraktifitas tetapi pastikan kita waspada, pak walikota sudah mencoba menjalankan dengan baik sehingga angka covid-19 ini trennya tidak melonjak” tambah Emil.

Terakhir, Emil menekankan pentingnya masyarakat agar dapat mengurangi aktifitas yang dapat meningkatkan penyebaran Covid-19 seperti salah satunya cangkrukan malam. “Sebenarnya yang dicegah yaitu kegiatan kalau dalam bahasa jawanya cangkrukan malam, karena rawan sekali, ditengah kita melihat banyaknya korban jiwa dari covid-19, InshaAllah tidak masalah kalau kita korbankan aktifitas cangkrukan malam” tutup Emil. Nang

Baca:  Ketemu Gubernur Jatim Walikota Wisnu Sakti Bicarakan Strategi Tangani Covid 19