Meledak, Kasus COVID-19 Ponorogo Tambahan Baru 79, Meninggal 4 Pasien

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Ponorogo masih sangat memprihatinkan. Terbukti pada hari ini , Sabtu (23/01/2021) terdapat penambahan kasus baru sebanyak 79 orang dan 4 pasien dinyatakan meningeal dunia.

“Tambahan hari ini 79 kasus konfirmasi baru.  Mari saling menjaga dan hindari kerumunan, saling melindungi,”ucap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Ke 79 tambahan kasus konfirmasi baru dengan riwayat sebagai berikut: 41 orang merupakan kasus kontak erat dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif; 31 orang suspek dengan gejala ringan- berat yang mengarah COVID-19 dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif; 6 orang dengan pemeriksaan RDT Antigen positif/ RDT Antibody reaktif dan setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif; 2 orang dengan pemeriksaan PCR mandiri dan didapatkan hasil positif

Baca:  Usai Gelar Hajatan Pernikahan Anaknya, Warga Ponorogo Ditemukan Gantung Diri

Berdasarkan alamatnya,79 kasus tersebut berasal dari Kecamatan Babadan 9; Balong 1; Jambon1; Jenangan 6; Jetis 2; Kauman 4; Ponorogo 36; Pulung 2; Mlarak1; Sambit 1; Siman 4; Sampung 1;Sawoo 1; Slahung 9; Sukorerjo 1.

Sedangkan  4 orang pasien confirm yang meninggal dunia, yaitu: Laki-laki, usia 43 tahun, alamat domisili Kecamatan Ponorogo; perempuan usia 58 tahun, alamat domisili Kecamatan Ponorogo; Perempuan, usia 75 tahun, alamat domisili Kecamatan Pulung; Perempuan, usia 75 tahun, alamat domisili Kecamatan Mlarak.

Selain itu pada hari ini terdapat 18 kasus dinyatakan sembuh dan telah menyelesaikan isolasi.

Data total kasus per hari ini 1.815; sembuh 1.332; meninggal 99; isolasi 384.

Baca:  Tebang Kayu Hutan Tanpa Ijin, Warga Pulung Ponorogo ini Dibui

“Saat ini PPKM (Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tengah dijalankan di wilayah Kabupaten Ponorogo. PPKM hendaknya dijadikan proses adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam aktivitas sehari-hari agar masyarakat tetap produktif di tengah pandemi dan tidak tertular Covid-19,”pungkas Bupati.