Cegah Banjir Tahunan Desa Jombok, BBWS Brantas Berjanji Akan Berusaha Maksimal

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Banjir yang sempat merendam Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang dua pekan lebih, membuat Balai Besar Wiayah Sungai (BBWS) Brantas mengaku akan berusaha maksimal mencegah banjir tahunan tersebut.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Muhammad Rizal mengatakan, Desa Jombok memang menjadi langganan banjir tahunan ini, nantinya akan dibangun saringan baru dihulu jembatan.

“Di atas trash rack dengan mekanisme pengambilan sampah untuk mengatasi banjir. Nanti akan bekerjasama dengan Pemda dan masyarakat juga,” ucapnya Minggu (24/1/2021).

Tidak hanya itu, pihaknya akan mempelajari mekanisme pengambilan sampah yang efektif. Tujuannya agar bisa dilaksanakan dengan secara maksimal.

Selain itu, untuk jangka panjangnya, pihaknya akan mempelajari pemanfaatan kolam retensi yang bertempat dihilir bangunan trash rack.

Baca:  Polres Trenggalek Sosialisasi Berlalulintas saat Gelar Ethnic Carnival

“Nantinya air tidak hanya mengalir dishipon, bisa juga lewat trash rack yang bisa dialirkan ke sungai brantas secara langsung,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan sistem tempat pembuangan sampah juga akan dikoordinasikan dengan pihak Pemda setempat sertabmelakukan sosialisasi tentang disiplin membuang sampah.

“Kami juga akan meninggikan tanggul sungai avour watudakon. Tahun ini tanggul yang berada di sungai dekat Desa Jombok akan kita tinggikan,” pungkasnya.

Banjir yang melanda Desa Jombang, sebelumnya merendam sekitar 120 rumah warga terdampak banjir, sekitar 300 lebih kepala keluarga (KK) jadi imbas banjir yang melanda pada Jum’at (1/1) ini.

Dua pekan dilanda banjir, air sempat surut. Namun, akibat intensitas hujan di Jombang yang tinggi membuat beberapa hari lalu, Desa Jombok kembali terendam banjir.(Anggit_kanalindonesia.com)

Baca:  Kasus Penggelapan dan Penipuan Pasar Turi Akhirnya Disidangkan