Royco Dengan Garam Beriodium Dapat Mencegah Hidden Hunger

Hernie Raharja, Directory of Food & Refreshment Unilever Indonesia

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Merayakan Hari Gizi Nasional yang diperingati tiap tanggal 25 Januari dijadikan moment bagi Royco untuk meluncurkan produk baru, Royco dengan Garam Beriodium.

Kehadiran produk baru dibawah lisensi Unilever Indonesia ini diharapkan menjawab kebutuhan para orang tua untuk menyajikan aneka hidangan lezat bernutrisi guna membantu tumbuh perkembangan anak, sekaligus mencegah terjadinya hidden hunger atau kelaparan tersembunyi.

Hernie Raharja, Directory of Food & Refreshment Unilever Indonesia, mengatakan Royco memiliki tujuan yakni
gerakan pangan untuk masa depan berkelanjutan guna menginspirasi keluarga Indonesia dalam mengonsumsi hidangan yang baik untuk tubuh maupun untuk bumi; yaitu yang beragam, bergizi seimbang, serta berasal dari sumber yang berkelanjutan.

Selain itu, ingin membantu mengatasi berbagai masalah nutrisi, baik melalui inovasi produk maupun program edukasi yang dilakukan secara konsisten.

“Kami mencermati salah satu permasalahan gizi yang masih dihadapi oleh masyarakat Indonesia, yakni hidden hunger. Kondisi kekurangan gizi ini masih sering diabaikan karena dampaknya baru terlihat dalam jangka panjang,” ujar Hernie dalam acara Royco dengan Garam Beriodium melalui webinar zoom di Jakarta, Senin (5/1/2021).

Baca:  Truk Patah As Gardan Hambat Jalan Alternatif Sukodadi-Paciran

Senada dengan Hernie, Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB University menyampaikan, Indonesia masih memiliki beban hidden hunger yang besar melalui kondisi yang timbul akibat kekurangan zat gizi mikro seperti iodium, zat besi, vitamin A dan zink ini telah menimbulkan beberapa masalah kesehatan yang berkepanjangan.

Riset Kesehatan Dasar 2018 memperlihatkan 48,9 % ibu hamil menderita anemia, dan Riset Kesehatan Dasar 2013 melaporkan bahwa 14,9% anak usia sekolah berisiko kekurangan iodium.

“Masyarakat seringkali masih abai akan masalah ini, karena meskipun makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, penderitanya tidak merasa kelaparan karena asupan gizi makronya sudah terpenuhi. Jika tidak segera mendapatkan perhatian, akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang baik secara fisik maupun psikis,” jelas Prof. Dodik.

Baca:  Produksi Garam
Para pembicara pada peluncuran produk baru Royco dengan Garam Beriodium di Jakarta, Senin (25/1/2021).

Pembicara berikutnya yakni dr. Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik berpendapat bahwa aupan zat gizi mikro dapat dipenuhi dengan memastikan sajian makanan beragam di rumah sejak dini. Namun, langkah krusial ini masih belum dilakukan banyak orang tua.

“Orang tua perlu memperkaya pengetahuan dan kreativitas dalam memenuhi nutrisi seluruh keluarga dengan menyertakan bahan-bahan bergizi di tiap masakan, termasuk garam beriodium. Sayangnya, pengetahuan sebagian masyarakat mengenai manfaat dari iodium masih terbatas pada upaya pencegahan penyakit gondok. Padahal, dampak dari kekurangan iodium jauh lebih luas dan dapat terjadi pada semua usia. Kekurangan iodium dapat mengakibatkan perkembangan otak terganggu,” kata dr. Diana.

Baca:  Baznas Standarisasi Keberhasilan Pemberdayaan Zakat

“Sekitar 20 juta orang Indonesia menderita GAKI, yang mengakibatkan hilangnya IQ setara 140 juta point. Maka, pemenuhan kebutuhan iodium harus diperhatikan dari hulu ke hilir, sejak 1.000 hari pertama kehidupan atau di dalam kandungan, hingga ke tahapan usia selanjutnya,” imbuhnya.

Produk dengan garam beriodium nantinya akan terdapat di varian rasa kaldu ayam dan sapi. Kandungan iodium dalam produk ini sangat baik untuk anak karena dapat membantu membentuk hormon pertumbuhan sehingga perkembangan kecerdasan, fisik dan mental mereka menjadi lebih optimal–tanpa mempengaruhi cita rasa masakan.

“Nantinya semua produk Royco yang menggunakan garam akan menggunakan garam beriodium dengan harga sama pada produk sebelumnya,” ungkap Hernie mengakhiri menjawab pertanyaan Kanalindonesia.com. @Rudi