Bupati Bangkalan Jadi Orang Pertama Divaksin Covid -19

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM : Bupati Bangkalan, Raden Abdul Latif Amin Imron jadi orang pertama yang divaksinasi covid -19 di Kabupaten Bangkalan. Kemudian diikuti anggota Forkopimda Bangkalan dan Ketua DPRD Bangkalan, digelar dipendopo agung Bangkalan, Madura Jatim, Rabu (27/1/2021).

Bupati Bangkalan dalam sambutanya mengatakan hari ini secara simbolis vaksinasi pertama diberikan kepada Bupati Bangkalan, Ketua DPRD dan Forkopimda. Dilanjutkan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang tersebar di 27 Puskesmas di Bangkalan.

“Kapolres Bangkalan tidak ikut di vaksinasi pasalnya pernah terpapar covid-19 serta Wabup Bangkalan juga tidak divaksinasi karena faktor usia sudah 61 tahun. Sedangkan usia yang boleh divaksinasi dari 18 – 59 tahun,” terang Bupati Bangkalan.

Baca:  Musim Paceklik Ikan, Nelayan Prigi Manfaatkan Untuk Lomba Balap Kapal

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan Sudiyo yang akrab disapa Yoyok. Mengatakan, Pemkab.Banhkalan melalaui Dinkes Bangkalan sudah menerima kiriman vaksin dari Pemprov.Jatim sebanyak 2.480 ampul. Bupati Bangkalan, Forkopimda dan perwakilan tokoh masyarakat dengan jumlah sebanyak 13 orang menjadi orang pertama yang mendapat vaksinasi covid-19.

“Proses pelaksanaan vaksinasi dilakukan sesuai SOP, mulai dari pendaftaran, proses screening, observasi dan penyuntikan vaksin covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut Yoyok mengatakan, proses vaksinasi sengaja di awali dari Bupati Bangkalan, Forkopimda dan Ketua DPRD Bangkalan sebagai contoh kepada masyarakat bahwa vaksin covid-19 aman dan halal.

“Proses vaksinasi secara serentak akan dilanjutkan kepada para tenaga kesehatan yang tersebar di 27 Puskesmas di Bangkalan,” ucap Yoyok.

Baca:  Hingga kini 43 Anggota Dewan Sumenep Belum Melaporkan LHKPN

Yoyok menambahkan dari total vaksin yang sudah di kirim dari Pemprov.Jatim, ternyata Bangkalan masih kekurangan 1.400 vaksin untuk tenaga kesehatan.

“Kami berharap dengan dimulainya proses vaksinasi. Nantinya akan bisa memberikan imunitas dalam tubuh. Supaya masyarakat tidak terkonfirmasi covid-19 dan pandemi virus corona segara berakhir,” pungkasnya. (sumaryanto.kanalindonesia.com)