Dua Anggota Meninggal Terpapar Covid. Kantor Satpol PP Jombang, Lockdown Tiga Hari

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Dua anggotanya meninggal karena Covid, Kantor Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Jombang lockdown tiga hari mulai Sabtu besok.

Hal ini ditenggarai akibat dua anggota Satpol PP Jombang meninggal dunia karena terpapar Covid 19. “Ditutup karena ada yang meninggal karena covid. Positif cuma satu, penutupan sampai tanggal 1. Hari senin sudah bisa melakukan pelyanan,” ucap Sutomo, Sekdin Satpol PP Jombang, pada Jum’at (29/1/2021).

Dua anggota yang terpapar dijelaskan ada yang terpapar di mushola Satpol PP. Dua orang tersebut meninggal dalam kurun waktu dua hari terakhir.

“Yang meninggal hari ini pak Surip, sempat dirawat di RSUD Jombang. Beliau terpapar dari mushola satpol pp. Karena apa? satu orang lainnya yaitu pak Totok terpapar di Rumah Sakit Ploso. ujarnya.

Baca:  Pengabdian Mantan Napiter Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI di Lamongan

Sedangkan satu anggota lain yang meninggal yaitu Lukman Wiguna, sempat di rawat di Rs Mojokerto, istrinya juga terpapar dan anaknya juga.

“Lukman ini komplikasi diabet, swabnya dari RS Mojokerto jadi kita belum tau. Meninggalnya kemarin, tapi tetap dimakamkan dengan protokol Covid,” katanya.

Sedangkan satu orang lainnya, yaitu Lukman saat ini sedang dirawat di RSUD Ploso karena terpapar Covid. Karena itu, kantor Satpol PP akan ditutup selama tiga hari, mulai hari sabtu (30/1) besok sampai dengan Senin (1/2).

“Sudah diusulkan ke Pemkab untuk Lockdown tiga hari. Hari selasa sudah bisa melakukan pelyanan kembali,” katanya.

Guna mengantisipasi hal serupa, pihak Satpol PP akan melakukan screening penyemprotan dan juga masih diusulkan untuk swab massal.

Baca:  Terpidana Kasus Korupsi Pajak Johanes Limardi Soenarjo Diamankan Kejari Surabaya

“Untuk kegiatan operasi yustisi tetap berjalan, hanya saja nanti personil kita kurangi,” pungkasnya.(GIT)